MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home NASIONAL

137 KK di Sumber Langsep Masih Terisolasi Akibat Banjir Lahar Semeru

christine natalia by christine natalia
8 Desember 2025
in NASIONAL
0
137 KK di Sumber Langsep Masih Terisolasi Akibat Banjir Lahar Semeru

137 KK di Sumber Langsep Masih Terisolasi Akibat Banjir Lahar Semeru

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Medialontar.com – Sebanyak 137 Kepala Keluarga di Dusun Sumber Langsep, Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang, masih bertahan di kawasan perbukitan setelah banjir lahar Gunung Semeru kembali menerjang wilayah permukiman mereka. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dan mengakibatkan puluhan rumah terendam material vulkanik dengan ketinggian mencapai beberapa meter. Hingga Minggu malam, warga belum dapat kembali ke rumah karena kondisi di sekitar aliran sungai masih dinilai berbahaya.

Informasi dari perangkat desa menyebutkan bahwa banjir lahar datang secara tiba-tiba ketika hujan intens melanda wilayah hulu. Arus lahar yang membawa pasir, batu, dan material guguran melaju deras melalui Sungai Regoyo. Material ini kemudian masuk ke permukiman warga Sumber Langsep dan menenggelamkan 15 rumah. Warga yang berada di lokasi langsung mengamankan diri dengan naik ke perbukitan terdekat.

Perangkat Desa Jugosari menjelaskan bahwa warga memilih bertahan di titik yang lebih tinggi karena hawa panas dari lahar serta munculnya letusan sekunder di area Semeru. Suhu ekstrem dan arus yang belum stabil membuat warga kesulitan untuk kembali melakukan aktivitas di rumah masing-masing. Hingga malam hari, situasi belum banyak berubah dan potensi banjir lahar susulan tetap ada.

Imbauan Tetap Siaga di Perbukitan

Pada hari sebelumnya, petugas kebencanaan telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Kondisi hulu sungai yang masih dipenuhi material vulkanik membuat risiko banjir lahar tetap tinggi, terutama ketika curah hujan kembali meningkat. Oleh sebab itu, warga diminta tetap berada di perbukitan sementara petugas melakukan pemantauan lanjutan.

Petugas di lapangan menyampaikan bahwa arus lahar masih terlihat mengalir di Sungai Regoyo. Material vulkanik yang terbawa aliran memiliki volume besar sehingga jalur sungai sulit dilewati. Kondisi ini membuat warga belum bisa turun dari lokasi pengungsian sementara. Selain itu, akses menuju dusun juga terputus karena jalan yang biasa dilalui tertutup material lahar.

Distribusi Bantuan Logistik Melalui Jalur Sungai

Hari ini, distribusi bantuan logistik untuk warga yang terisolasi dilakukan melalui jalur yang tidak biasa. Petugas BPBD mengirimkan bantuan menggunakan mobil ranger dan melintasi aliran Sungai Regoyo sejauh 300 meter. Langkah tersebut diambil karena jalur darat utama belum dapat digunakan akibat endapan material vulkanik yang menutup akses.

Petugas gabungan memastikan bahwa pendistribusian kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan darurat berjalan efektif. Selama perjalanan, tim harus berhati-hati melewati aliran lahar yang masih aktif di beberapa titik. Meski begitu, seluruh logistik berhasil tiba di lokasi warga yang mengungsi di perbukitan.

Pejabat daerah yang memantau kondisi lapangan menegaskan bahwa kebutuhan mendesak warga telah terpenuhi. Namun, petugas tetap memperkirakan adanya tambahan pengungsian jika hujan deras kembali mengguyur lereng Semeru. Pemerintah kabupaten juga terus melakukan koordinasi terkait penanganan lanjutan dan evakuasi apabila diperlukan.

15 Rumah Tenggelam oleh Material Lahar

Dalam proses bantuan tersebut, petugas mendapatkan data lanjutan terkait jumlah rumah yang terdampak banjir lahar. Hasil pendataan menunjukkan bahwa ada 15 rumah warga yang tenggelam akibat luapan lahar dari Semeru. Material pasir dan batu yang masuk ke rumah mencapai ketinggian sekitar 4 meter. Dari permukaan tanah, hanya bagian atap rumah yang masih terlihat.

Selain merusak rumah warga, banjir lahar juga berdampak pada tempat ibadah dan area perkebunan. Sebuah bangunan masjid di dusun itu ikut tertutup material vulkanik, sementara kebun warga mengalami kerusakan cukup berat. Tanaman yang berada di jalur lahar rusak total dan tidak dapat diselamatkan.

Kerusakan yang meluas ini menimbulkan kekhawatiran lanjutan mengenai masa pemulihan. Warga yang rumahnya hilang terendam material vulkanik terpaksa bermukim sementara di titik pengungsian. Mereka masih menunggu proses pembersihan dan langkah rehabilitasi yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah.

Kondisi Masih Fluktuatif, Warga Diminta Tetap Tenang

Hingga Minggu malam, situasi di wilayah terdampak belum menunjukkan tanda-tanda stabil sepenuhnya. Awan mendung di wilayah hulu menjadi perhatian penting karena setiap hujan deras berpotensi kembali memicu banjir lahar. Petugas masih bersiaga di sekitar aliran sungai untuk memastikan tidak ada warga yang kembali ke permukiman sebelum kondisi benar-benar aman.

Meski demikian, warga yang mengungsi di perbukitan terus mendapat dukungan logistik. Pemerintah daerah telah menyiapkan langkah lanjutan terkait kemungkinan relokasi sementara apabila situasi memburuk. Di sisi lain, tim kebencanaan juga melakukan pemetaan risiko agar penanganan berikutnya lebih terarah.

Bencana lahar dari Semeru ini mengingatkan kembali pada ancaman yang sering muncul saat memasuki musim hujan. Material vulkanik sisa erupsi sebelumnya menjadi pemicu utama banjir lahar ketika bercampur dengan curah hujan tinggi. Oleh karena itu, kewaspadaan warga di sekitar aliran sungai yang berhulu di Semeru perlu terus ditingkatkan.

Dengan kondisi yang masih dinamis, warga berharap penanganan cepat dan pemulihan bisa segera dilakukan agar mereka dapat kembali beraktivitas seperti semula. Untuk sementara, keselamatan tetap menjadi prioritas utama hingga situasi di Dusun Sumber Langsep benar-benar pulih.

Tags: banjir laharLumajangpengungsianSemeruSumber Langsep
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Picu Polemik Global dan Ketegangan Internasional
NASIONAL

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Picu Polemik Global dan Ketegangan Internasional

5 Januari 2026
BGN Imbau Pemda Dorong Warga Bertani dan Beternak untuk Jaga Pasokan Pangan MBG
NASIONAL

BGN Imbau Pemda Dorong Warga Bertani dan Beternak untuk Jaga Pasokan Pangan MBG

19 November 2025
Cucun Klarifikasi Pernyataan Soal MBG Tak Perlu Ahli Gizi, Tegaskan Hanya Wacana
NASIONAL

Cucun Klarifikasi Pernyataan Soal MBG Tak Perlu Ahli Gizi, Tegaskan Hanya Wacana

18 November 2025
Next Post
Pemprov Papua Tengah Peringati Hari AIDS Sedunia, Tegaskan Komitmen Perangi HIV Tanpa Stigma

Pemprov Papua Tengah Peringati Hari AIDS Sedunia, Tegaskan Komitmen Perangi HIV Tanpa Stigma

Korlantas Polri gelar pelatihan kendaraan listrik R4

Korlantas Polri Perkuat Pengawalan dengan Kendaraan Listrik, Ini Tujuan Pelatihannya

Silancar Jadi Standar Baru Pengawalan Korlantas, PT Qudo Buana Nawakara Paparkan Fitur Canggihnya

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Instruksikan Berantas Premanisme, Kapolri: Segera Bersihkan Tangkap dan Tuntaskan!

Instruksikan Berantas Premanisme, Kapolri: Segera Bersihkan Tangkap dan Tuntaskan!

5 tahun ago
Petani Garam Kian Terpuruk

Petani Garam Kian Terpuruk

5 tahun ago
Polri akan Taati Prosedur Pemeriksaan Anggota TNI

Polri akan Taati Prosedur Pemeriksaan Anggota TNI

4 tahun ago
Bahaya Virus Radikal di Balik Pasutri Bomber Milenial

Bahaya Virus Radikal di Balik Pasutri Bomber Milenial

5 tahun ago

Topics

amerika serikat APIC Arus Mudik Lebaran ASN astrazeneca Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan covid-19 DIVHUMAS Gas Air Mata GIIAS2025 Indonesia jokowi Joko Widodo Kapolri kemenkes kesehatan Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Para Ahli Pemilu 2024 Penyakit Polda Sulsel polri PPDS PPKM Prabowo prabowo subianto PT Qudo Buana Nawakara Rekayasa Lalu Lintas Rumah Sakit Silancar sri mulyani Sukabumi vaksinasi vaksin corona Vaksin TBC
No Result
View All Result

Highlights

Super Flu H3N2 Picu Lonjakan Kasus Influenza Tertinggi 25 Tahun di AS

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Bekukan Izin PT Cahaya Wisata Transportasi Selama 12 Bulan

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Picu Polemik Global dan Ketegangan Internasional

Kakorlantas Petakan Empat Klaster Pengamanan untuk Antisipasi Arus Nataru

PW GPA DKI Jakarta Dorong Penguatan Pelayanan Lalu Lintas Presisi Polri

Menkeu Bantah Ijon Pajak, Pemerintah Tegaskan Penyesuaian Penerimaan 2025

Trending

Tren Diet Karnivora Viral, Influencer di AS Alami Masalah Ginjal Serius
Kesehatan

Tren Diet Karnivora Viral, Influencer di AS Alami Masalah Ginjal Serius

by christine natalia
12 Januari 2026
0

Medialontar.com - Seorang perempuan muda di Dallas, Amerika Serikat, menjadi sorotan publik setelah pengalamannya menjalani tren diet karnivora...

Korlantas Polri Terapkan E-TLE Drone di Cibubur untuk Pengawasan Lalu Lintas

Patroli Udara E-TLE Drone Korlantas Polri Pantau Pelanggaran di Cibubur

10 Januari 2026
Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu H3N2, Seluruh Pasien Telah Pulih

Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu H3N2, Seluruh Pasien Telah Pulih

8 Januari 2026
Super Flu H3N2 Picu Lonjakan Kasus Influenza Tertinggi 25 Tahun di AS

Super Flu H3N2 Picu Lonjakan Kasus Influenza Tertinggi 25 Tahun di AS

7 Januari 2026
pembekuan izin penyelenggaraan angkutan orang PT Cahaya Wisata Transportasi

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Bekukan Izin PT Cahaya Wisata Transportasi Selama 12 Bulan

6 Januari 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz