Site icon MediaBerita

Pengawasan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat Antisipasi Virus Nipah

Pengawasan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat Antisipasi Virus Nipah

Pengawasan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat Antisipasi Virus Nipah

Medialontar.com – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan udara dari luar negeri. Langkah ini diambil sebagai respons atas penyebaran virus Nipah yang terdeteksi di India dan diketahui memiliki tingkat kematian yang tinggi. Kebijakan tersebut bertujuan untuk mencegah potensi masuknya virus ke wilayah Indonesia melalui jalur penerbangan internasional.

Kepala BBKK Bandara Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, menjelaskan bahwa penguatan pengawasan dilakukan dengan mengoptimalkan sistem pemantauan kesehatan yang telah berjalan. Sistem tersebut mewajibkan setiap pelaku perjalanan mengisi deklarasi kesehatan sebelum tiba di Indonesia. Melalui mekanisme ini, petugas dapat memperoleh gambaran awal mengenai kondisi kesehatan penumpang sejak sebelum pesawat mendarat.

Selain itu, skrining juga dilakukan dengan menelusuri riwayat perjalanan penumpang dalam kurun waktu 21 hari terakhir. Informasi tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk memetakan profil kesehatan setiap penerbangan internasional yang masuk ke Tanah Air. Dengan demikian, langkah antisipatif dapat dilakukan lebih dini apabila ditemukan indikasi risiko kesehatan.

Naning menambahkan bahwa peran maskapai penerbangan turut diperkuat dalam proses pengawasan. Maskapai diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan awal di bandara keberangkatan. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian disinkronkan dengan data deklarasi kesehatan penumpang, sehingga pengawasan berlangsung secara berlapis dan terintegrasi.

Setibanya di Indonesia, pelaku perjalanan udara tetap berada dalam pemantauan ketat. Apabila terdapat penumpang yang menunjukkan gejala yang menyerupai infeksi virus Nipah, petugas kesehatan akan segera melakukan pemeriksaan lanjutan. Penumpang tersebut juga diwajibkan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan guna mencegah potensi penularan.

Di sisi lain, otoritas Bandara Soekarno-Hatta telah menyiapkan sejumlah pos pemeriksaan khusus di area terminal. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan alat pemindai suhu tubuh serta tenaga kesehatan yang bertugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap penumpang. Keberadaan pos ini diharapkan mampu memperkuat deteksi dini terhadap gangguan kesehatan yang berpotensi berbahaya.

Naning juga mengimbau seluruh pelaku perjalanan untuk menjaga kesehatan pribadi selama melakukan perjalanan. Pola hidup bersih dan sehat, termasuk mengonsumsi makanan yang higienis serta menjaga keseimbangan kondisi tubuh, dinilai penting sebagai upaya perlindungan diri. Imbauan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Sebagai informasi, virus Nipah diketahui dapat menyerang sistem pernapasan dan saraf pusat. Gejalanya meliputi demam, sakit kepala, rasa mengantuk berlebihan, kebingungan, hingga kondisi berat seperti penurunan kesadaran. Oleh karena itu, pengawasan berlapis di pintu masuk negara menjadi langkah strategis untuk menjaga kesehatan publik.

Exit mobile version