MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home Kamtibmas

Muhammadiyah Minta Dialog Nadiem Soal Permen, Singgung Piagam Jakarta

Admin Medialontar by Admin Medialontar
16 November 2021
in Kamtibmas
0
Muhammadiyah Minta Dialog Nadiem Soal Permen, Singgung Piagam Jakarta
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta Mendikbudristek Nadiem Makarim bersedia membuka pintu untuk menampung masukan pihak-pihak yang berkeberatan dengan materi Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

“Kita ingin bahwa pemerintah, mendikbud, itu betul-betul arif bijaksana untuk menyerap dan mengubah, merevisi apa yang jadi keberatan,” kata Haedar ditemui di Kantor PP Muhammadiyah, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Selasa (16/11).

Kata Haedar, Muhammadiyah sebagai Organisasi Islam yang menjunjung tinggi nilai keagamaan, Pancasila, dan kebudayaan berbangsa, berserah pada kearifan pemerintah untuk menyerap hal-hal yang menjadi keberatan akan Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021.

“Dengarlah suara yang datang dari hati yang paling dalam dengan patokan nilai,” ujar Haedar.

Sikap saling mengakomodir usulan dan masukan, menurut Haedar, adalah cerminan perilaku para tokoh bangsa kala masa perumusan dasar negara serta falsafah bangsa dan negara Republik Indonesia silam.

Haedar merujuk ke peristiwa tujuh kata dalam Piagam Jakarta yang menjadi perdebatan panjang hingga akhirnya dihapuskan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945.

Tujuh kata termaksud adalah bagian dari cikal-bakal sila pertama dasar negara Indonesia. Dalam Piagam Jakarta disebutkan, ‘Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.’

“Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa para tokoh bangsa kita mengajarkan cara mengakomodasi bagaimana dulu kan tujuh kata dicoret itu kan berdialog, kemudian ketemu sila ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’. Itu sesuatu yang sangat mendasar,” paparnya.

“Apalagi, apa sih susahnya menghilangkan satu frasa? Misalkan, yang itu tidak akan mengurangi, bahkan menumbuhkan konsep kekerasan apapun, termasuk kekerasan seksual. Segala bentuk kekerasan itu ditentang, ditolak oleh siapa pun, oleh kelompok mana pun, apalagi oleh kelompok agama,” sambung Haedar.

Pihaknya meyakini jika upaya ini terealisasi maka negara akan lebih ringan menatap ke depan dan menghadapi persoalan-persoalan berat yang mendera. Seperti salah satunya pandemi Covid-19 beserta setumpuk dampaknya.

“Pandemi ini masih berat, dampaknya berat, sehingga kita tidak habis untuk tarik ulur persoalan-persoalan yang bisa diselesaikan. Kata kuncinya adalah kearifan pemimpin bangsa,” tegasnya.

Diketahui, Permendikbud tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKS) yang dikeluarkan Nadiem menjadi kontroversi di tengah masyarakat belakangan ini.

Sejumlah pihak meminta Nadiem merevisi bahkan mencabut aturan tersebut dengan alasan rumusan norma ‘consent’ terkait kekerasan seksual yang diatur dalam aturan ini dianggap bermakna legalisasi perbuatan asusila dan seks bebas.

Admin Medialontar

Admin Medialontar

Related Posts

Keselamatan Utama! Persiapan Hadapi Arus Balik Mudik Lebaran. Sumber katadata.
Kamtibmas

Keselamatan Utama! Persiapan Hadapi Lalu Lintas Arus Balik Mudik Lebaran

12 April 2024
Mengatasi Antrean, Astra Infra Toll Road Gunakan Delaying System di Tol Merak. Sumber Pasardana.
Kamtibmas

Antrean Panjang, Astra Infra Toll Road Gunakan Delaying System di Tol Merak!

8 April 2024
Kapolri Perintahkan Polisi Humanis Kawal Demo 11 April: Jaga Kesucian Ramadan
Kamtibmas

Kapolri Perintahkan Polisi Humanis Kawal Demo 11 April: Jaga Kesucian Ramadan

11 April 2022
Next Post
Polri Siap Bersinergi dengan TNI di Bawah Kepemimpinan Jenderal Andika Perkasa

Polri Siap Bersinergi dengan TNI di Bawah Kepemimpinan Jenderal Andika Perkasa

Tanda Tangani MoU dengan Kementan, Kapolri Siap Kawal Ketahanan Pangan Nasional

Tanda Tangani MoU dengan Kementan, Kapolri Siap Kawal Ketahanan Pangan Nasional

Polda Banten Ringkus Kronologis OTT Oknum Pegawai BPN Lebak

Polda Banten Ringkus Kronologis OTT Oknum Pegawai BPN Lebak

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Door To Door, TNI Polri Di Blora Bagikan Banpres Untuk Warga Terdampak Covid-19

Door To Door, TNI Polri Di Blora Bagikan Banpres Untuk Warga Terdampak Covid-19

5 tahun ago
Kapolri Tata Organisasi, 84 Polsek Baru Siap Dibangun

Kapolri Tata Organisasi, 84 Polsek Baru Siap Dibangun

5 tahun ago
Korlantas Polri Targetkan 452 Satpas Layani Perpanjang SIM Lewat Aplikasi Sinar

Korlantas Polri Targetkan 452 Satpas Layani Perpanjang SIM Lewat Aplikasi Sinar

5 tahun ago
TNI-Polri Siap Fasilitasi Warga Yogyakarta yang Ingin Percepat Vaksinasi Massal

TNI-Polri Siap Fasilitasi Warga Yogyakarta yang Ingin Percepat Vaksinasi Massal

5 tahun ago

Topics

APIC Artifintel Soundworks Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran ASN Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan covid-19 Ditjen Hubdat DIVHUMAS Indonesia jokowi Joko Widodo Kakorlantas Polri kemenkes kesehatan keselamatan jalan Keselamatan lalu lintas Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Operasi Ketupat Operasi Ketupat 2026 Para Ahli Pemilu 2024 polantas humanis Polantas Menyapa polri PPKM Prabowo prabowo subianto Rekayasa Lalu Lintas Rumah Sakit Sendrasena Silancar sri mulyani vaksinasi vaksin corona
No Result
View All Result

Highlights

Polantas Mendengar Publik: Strategi Baru Bangun Kepercayaan di Jalan

Kakorlantas Awali Rakor Samsat 2026 dengan Pantun, Tekankan Sinergi Nasional

Pendekatan Korlantas Humanis Dinilai Efektif oleh Pengemudi Ojol

Kakorlantas Dorong Pembentukan Ojol Nusantara, Mitra Strategis Polantas

Kakorlantas Ajak Ojol Bersinergi, Pendekatan Humanis Polantas Dapat Apresiasi

Mengubah Cara Pandang, Edukasi Keselamatan Polantas Perkuat Budaya Tertib Jalan

Trending

Polantas Lebih Dekat Lebih Peduli Lebih Dipercaya, Transformasi Pelayanan Publik di Jalan Raya
Jaga Negeri

Polantas Dekat dengan Masyarakat, Kunci Pelayanan Publik yang Lebih Baik

by christine natalia
24 April 2026
0

Jakarta — Peran polisi lalu lintas mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya identik dengan...

Polantas Presisi dan Empati Jadi Kunci Pelayanan Modern di Jalan Raya

Polantas Presisi Empati: Strategi Baru Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas

24 April 2026
Polantas di Jalan dan Luar Jalan, Lebih dari Sekadar Tugas Mengatur Lalu Lintas

Polantas di Jalan dan Luar Jalan: Lebih dari Sekadar Tugas Mengatur Lalu Lintas

24 April 2026
Bukan Sekadar Mengatur, Polantas Kini Fokus Mendengar Publik

Polantas Mendengar Publik: Strategi Baru Bangun Kepercayaan di Jalan

24 April 2026
Korlantas Humanis di Rakor Samsat 2026, Pantun Pembuka, Pelayanan Publik Diperkuat

Kakorlantas Awali Rakor Samsat 2026 dengan Pantun, Tekankan Sinergi Nasional

23 April 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz