MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home Para Ahli

Kekerasan separatis OPM di Papua Jadi Fokus Komnas HAM

Admin Medialontar by Admin Medialontar
18 Februari 2021
in Para Ahli
0
Kekerasan separatis OPM di Papua Jadi Fokus Komnas HAM
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – 16/02/2021. Di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan, peristiwa kekerasan di Papua juga terjadi akibat ulah dari kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM). Bahkan, menurut Ahmad, Komnas HAM pernah menemukan tindakan kekerasan yang sangat brutal.

“Pun saya tambahkan tentang penanganan Papua ada kasus kekerasan yang terjadi. Kami Komnas HAM juga akui kekerasan juga terjadi dari OPM bahkan kadang-kadang sangat brutal,” kata Ahmad.

Contoh kekerasan yang cukup parah, masih menurut Ahmad, adalah ketika peristiwa yang terjadi di Wamena, buntut dari aksi rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, beberapa waktu lalu. Ketika itu, Komnas HAM merasa sangat khawatir terjadinya konflik horizontal antar masyarakat di Tanah Cenderawasih tersebut.

“Kayak peristiwa Wamena dan kota lain, demonstrasi setelah isu rasisme di Surabaya kami catat ada aksi kekerasan separatisme OPM itu. Bahkan saya ketemu Kapolda dan Pangdam saya katakan jangan dipublikasi sangat sadis, khawatir ada serangan balik dari kelompok masyarakat yang marah,” ujar Ahmad.

Sebab itu, Ahmad menyebut, Komnas HAM telah meminta kepada Pemerintah untuk diberikan keleluasaan melakukan pendekatan dialog kepada tokoh masyarakat setempat, guna mencegah terjadinya aksi kekerasan di Papua.”Yang tak kalah penting untuk mencegah peristiwa itu terjadi, kami inisiatif pendekatan dialog dengan pihak tertentu untuk sama-sama. Komnas HAM inisiasi dialog,” tutup Ahmad.

Baru Pertama Diajak TNI-POLRI

Di bagian lain, Ahmad Taufan Damanik merasa kaget ketika diundang Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk berbicara di Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri yang rencananya mulai dilaksanakan pada 15 Februari 2021. “Selama menjabat baru pertama kali diundang berbicara di kegiatan tersebut,” ujarnya. Seraya menambahkan bahwa, pimpinan Komnas HAM sebelumnya tidak pernah diundang untuk bicara di Rapim tersebut.

Awalnya, kata Taufan, ia sempat beberapa kali berdiskusi secara informal dengan Hadi membahas tentang operasi TNI di Papua. Ia juga mengaku telah menyampaikan kepada Hadi terkait upaya pembenahan terhadap operasi-operasi yang dilakukan TNI di Papua sehingga operasi tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM.

Pembenahan tersebut misalnya, kata Taufan, ditujukan agar masyarakat sipil tidak menjadi korban ketika melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Lebih spesifik lagi, kata Taufan, diskusi dengan Hadi tersebut menyangkut kasus tewasnya Pendeta Yeremia Zanambani di Hitadipa beberapa waktu lalu. Taufan mengatakan, ketika itu Hadi memintanya untuk berbicara sendiri mengenai hal itu di Rapim.

Ia menilai undangan tersebut merupakan langkah maju dalam penegakan dan pemajuan HAM di Indonesia. Sejumlah hal yang telah dibicarakannya, kata Taufan, antara lain untuk mengingatkan TNI dan Polri agar menjaga komitmennya dengan standard HAM.

Taufan juga mengatakan undangan tersebut merupakan kesempatan bagi pihaknya untuk meluruskan pandangan yang keliru bahwa Komnas HAM mencoba menyerang institusi TNI. “Iya supaya tidak ada pandangan yang keliru seolah-seolah Komnas HAM, katakanlah, mencoba menyerang institusi itu kan pandangan keliru,” kata Taufan.

TNI dan Polri Kini Sudah Jauh Berbeda dengan Era Orba

“Komnas selalu berikan apresiasi bahwa reformasi TNI-Polri itu satu langkah sangat progresif. Saya kebetulan aktivis Orba, pada masa itu mengalami peristiwa di mana saya dikejar, alami represi. Kalau saya bandingkan sekarang jauh sekali,” tutur Taufan

Taufan menyebut, salah paham jika ada anak muda generasi sekarang mengatakan bahwa TNI-Polri tidak mengalami perubahan sejak Orba. “Mungkin mereka enggak mengalami represi di zaman itu, tidak mengalami jadi orang dikejar-kejar, harus lari sana kemari. Kalau sekarang kan enggak, tentu berbeda,” jelas dia.

Meski begitu, lanjut Taufan, TNI-Polri tetap perlu bersama-sama mengutamakan norma HAM selama bertugas. Baik itu level atas hingga jajaran Polri di bawah.

“Saya tahu langkah banyak dilakukan, tapi bawah belum menyadari norma-norma HAM. Itu dengan kultur belum berubah, kemudian lakukan tindakan perilaku, kita sebut praktik kekerasan, karena masih ada kasus itu,” kata Taufan.

“Saya kira norma prinsip HAM kita lembagakan melalui training, perubahan kurikulum pendidikan, termasuk pengawasan intensif,” Taufan menandaskan.

Tantangan Pemuliaan HAM

Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik juga mengungkapkan,  TNI dan Polri memiliki peran untuk menjaga dan mengembangkan amanat Reformasi demi menuju TNI dan Polri yang lebih profesional seraya menjunjung tinggi dan memuliakan HAM.

Hal itu disampaikan Ahmad Taufan saat Rapat Pimpinan TNI Polri Tahun 2021 di Mabes Polri Jakarta, Senin lalu,  dalam paparannya yang berjudul “Isu Strategis HAM dan Tantangan Pemuliaan HAM Terhadap Tugas TNI Polri”.

“TNI Polri perlu tetap berpegang pada prinsip-prinsip demokrasi berlandaskan norma dan standard hak asasi manusia,” kata Taufan dalam keterangan resmi Tim Humas Komnas HAM. Taufan juga berharap agar TNI dan Polri melaksanakan tugas dan kewajibannya dapat melakukan langkah-langkah yang efektif, terukur dan sesuai dengan standar dan norma hak asasi manusia di lapangan.

Selain itu, ia juga mendorong agar TNI Polri mengoptimpalkan pendekatan dialogis dengan kemampuan komunikasi dan diplomasi publik yang dapat menjadi soft power dalam lingkup tata pergaulan nasional dan global.

Menurut Taufan, hal itu cukup efektif untuk merekatkan hubungan sosial dengan seluruh lapisan masyarakat.

Sanksi Tegas Pelanggar Prokes

Berkenaan dengan upaya penanggulangan wabah Covid 19, Ahmad Taufan Damanik juga menegaskan agar TNI dan Polri dapat mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat umum dibanding keselamatan individu. Untuk itu, pihaknya menyebut pentingnya sanksi tegas terhadap para pelanggar protokol kesehatan.

Hal itu diperlukan agar ada efek jera terhadap setiap pelanggar protokol kesehatan sehingga pada gilirannya akan mampu menekan laju penularan wabah pandemi ini. Sejak awal Ahmad Taufan menekankan pentingnya dialog persuasif dalam penegakan hukum, namun apabila perilaku masyarakat itu sudah membahayakan, “Maka sesuai prinsip hak asasi manusia, kesehatan, keselamatan umum itu jauh lebih penting daripada kebebasan individu,” tegasnya.   

Lebih lanjut Ahmad Taufan menegaskan agar TNI-POLRI mampu mewujudkan terjaminnya kesehatan, keselamatan dan perlindungan warga dari pandemi ini. Karena kesehatan adalah modal utama dan menjadi dasar terwujudnya atau terpenuhinya hak-hak hidup lainnya seperti kebebasan untuk memperoleh pekerjaan, penghidupan yang layak dan kesejahteraan. (Saf).

Admin Medialontar

Admin Medialontar

Related Posts

Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Polri 1 Januari 2025
Para Ahli

Kapolri Pimpin Upacara Sertijab Kapolda Sumbar dan Kenaikan Pangkat untuk 10.548 Perwira

7 Januari 2025
Petugas gabungan amankan 145 pelanggar PPKM darurat di Surabaya
Beranda

Petugas gabungan amankan 145 pelanggar PPKM darurat di Surabaya

7 Juli 2021
Ditarget 4.500 Orang, TNI-Polri Gelar Vaksinasi Massal Bareng Rabithah Alawiyah di Cibis Park
Beranda

Ditarget 4.500 Orang, TNI-Polri Gelar Vaksinasi Massal Bareng Rabithah Alawiyah di Cibis Park

7 Juli 2021
Next Post
Hukum Bukan Untuk Menang Kalah

Hukum Bukan Untuk Menang Kalah

Teguran Dilayangkan Usai SKB 3 Menteri Ditolak Wali Kota Pariaman

Pro Kontra Pembangunan Museum SBY di Pacitan Dapat Dana Hibah Rp 9 Miliar

7,5 Juta Vaksin Bio Farma Langsung Dipakai Bulan Ini

7,5 Juta Vaksin Bio Farma Langsung Dipakai Bulan Ini

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Arus Balik Diprediksi 16 Mei 2021, Satgas Perketat Aturan yang Tak Bawa Dokumen Wajib Putar Balik

Arus Balik Diprediksi 16 Mei 2021, Satgas Perketat Aturan yang Tak Bawa Dokumen Wajib Putar Balik

5 tahun ago
Kerjasama Polri & PSSI Buahkan Hasil Izin Keramaian Kompetisi Liga 1!

Kerjasama Polri & PSSI Buahkan Hasil Izin Keramaian Kompetisi Liga 1!

5 tahun ago
Pinangki Melawan Vonis 10 Tahun Bui Lewat Pengadilan Tinggi

Pinangki Melawan Vonis 10 Tahun Bui Lewat Pengadilan Tinggi

5 tahun ago
Kapolri Minta Forkopimda Kalbar Lebih Aktif Akselerasi Percepatan Vaksinasi

Kapolri Minta Forkopimda Kalbar Lebih Aktif Akselerasi Percepatan Vaksinasi

5 tahun ago

Topics

amerika serikat APIC Artifintel Soundworks Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran ASN astrazeneca Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan covid-19 Ditjen Hubdat DIVHUMAS Indonesia jokowi Joko Widodo Kakorlantas Polri kemenkes kesehatan Keselamatan lalu lintas Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Operasi Ketupat Operasi Ketupat 2026 Para Ahli Pemilu 2024 Polantas Menyapa polri PPKM Prabowo prabowo subianto Rekayasa Lalu Lintas Rumah Sakit Sendrasena Silancar sri mulyani vaksinasi vaksin corona
No Result
View All Result

Highlights

Pelajaran dari Pengabdian: Makna di Balik Gugurnya Petugas di Jalan Tugas

Polantas Bertransformasi, Dari Pengatur Jalan Jadi Penjaga Keselamatan

Angka Kecelakaan Turun, Komisi V DPR Apresiasi Kinerja Mudik 2026

Bripka Fajar Permana Gugur dalam Tugas, Kakorlantas Beri Penghormatan Tertinggi

Pemadaman Listrik Jakarta Ganggu Aktivitas Warga dan Operasional MRT

Kemenkes Tegaskan Kematian Dokter Internsip 2026 Bukan Akibat Overwork

Trending

Kemala Run 2026, Kakorlantas Pastikan Rute Aman dan Sinergi di Bali
Jaga Negeri

Kemala Run 2026 di Bali, Kakorlantas Pastikan Rute Aman dan Tertib

by christine natalia
17 April 2026
0

Bali — Persiapan pelaksanaan Kemala Run 2026 terus dimatangkan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melalui serangkaian...

Polantas Menyapa di Besakih, Kakorlantas Perkuat Sinergi dengan Bengkel Mobil Bali

Polantas Menyapa di Besakih, Kakorlantas Perkuat Sinergi dengan Bengkel Mobil Bali

17 April 2026
Menjaga Jalan, Menjaga Kehidupan, Dedikasi Polantas dalam Operasi Ketupat 2026

Menjaga Jalan, Menjaga Kehidupan: Dedikasi Polantas di Balik Mudik 2026

17 April 2026
Pelajaran dari Pengabdian, Makna di Balik Gugurnya Petugas di Jalan Tugas

Pelajaran dari Pengabdian: Makna di Balik Gugurnya Petugas di Jalan Tugas

17 April 2026
Dari Data ke Kehidupan, Transformasi Polantas Wujudkan Mudik Lebih Aman dan Humanis

Polantas Bertransformasi, Dari Pengatur Jalan Jadi Penjaga Keselamatan

14 April 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz