MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Sianida Bebas Beredar Disorot Setelah Sate Beracun Bikin Gempar

Admin Medialontar by Admin Medialontar
6 Mei 2021
in NASIONAL
0
Sianida Bebas Beredar Disorot Setelah Sate Beracun Bikin Gempar
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Peredaran bebas sianida kembali disorot usai gemparnya kasus takjil maut berujung tewasnya anak seorang pengemudi ojek online di Yogyakarta. Pemerintah diminta untuk mengatur peredaran zat beracun mematikan ini.

Sebagaimana diketahui, polisi menangkap Nani Aprilliani Nurjaman (25) yang diduga sebagai pelaku pengirim takjil beracun sianida yang menewaskan anak driver ojol di Bantul. Nani diduga menggunakan racun kalium sianida (KCN) yang dibeli via online.

Polisi juga mengungkap Nani pernah memiliki hubungan khusus dengan target penerima paket, Tomy. Tomy diketahui merupakan warga Bangunjiwa, Bantul.

“Barang (kalium sianida) dipesan melalui aplikasi jual beli online dan sudah cukup lama yang membeli, sejak bulan Maret,” kata Dirreskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria, Senin (3/5/2021).

Atas kasus ini, ahli Toksikologi dari Universitas Indonesia, Budiawan, meminta pemerintah memperketat aturan jual-beli racun berbahaya itu.

“Harus ketat itu, karena udah banyak kejadian. Orang masyarakat umum sudah tahu,” kata Budiawan kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Budiawan menyebut aturan mengenai jual-beli zat beracun dan berbahaya sudah ditetapkan. Dia menekankan pembeli dari zat itu harus didata dan melampirkan salinan kartu identitas.

“Aturan itu sebenarnya sianida itu bahan beracun dan berbahaya, pertama wajib label bahan kimia, apalagi bahan berbahaya. Artinya labeling itu ada simbol, ada keterangan. Kemudian dalam penjual-belian itu harus terdata, dia harus minimal berikan keterangan harus dengan melampirkan fotokopi, atau difoto KTP-nya, harus begitu,” kata dia.

Budiawan mengatakan sianida biasanya digunakan untuk racun ikan sehingga bisa didapatkan dengan mudah di warung atau via online. Dia meminta pemerintah melarang penjualan racun ikan itu.

“Terkait penggunaan ini kan pada umumnya racun ikan, itu untuk racun itu harusnya sekarang nggak boleh. Kan ikan nggak boleh diracun gitu dong, harusnya dipancing. Tegaskan lagi, pemerintah nggak boleh lagi, makanya maksudnya tujuan pembelian itu harus ada penjelasan. Kalau di luar negeri itu, zaman saya dulu paspor saya di-copy, kemudian saya isi formulir,” tuturnya.

“Kalau potasium ini serbuk putih seperti gula atau garam. Nah itu yang agak riskan itu penjualan yang biasa di warung-warung di daerah itu. Kembali lagi yang saya katakan itu sudah tak boleh lagi lah, nggak perlu lagi, bukan zaman lagi menangkap itu pakai racun itu,” sambungnya.

Budiawan menjelaskan sianida dan sejenisnya juga dijual sebagai racun tikus. Hal itu, kata Budiawan, harus digunakan sesuai fungsinya.

“Dulu sianida atau sejenis itu untuk dijual-belikan untuk racun hama tikus, tapi biasanya diberikan pewarna karbon, jadi hitam dia. Jadi untuk membedakan bahwa itu racun. Kembali lagi itu tak bisa terelakkan penjualan hama tikus itu diizinkan memang ada ketentuannya. Tapi itu kembali lagi, khusus racun tikus dan dikemas khusus,” tutur dia.

Budiawan mengatakan sianida biasanya digunakan untuk industri pertambangan. Zat itu sangat berbahaya jika masuk ke tubuh.

“Itu karena kebutuhan industri kok pada umumnya, untuk pertambangan emas. Itu buat industri pertambangan atau industri pewarna,” katanya.

Admin Medialontar

Admin Medialontar

Related Posts

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Picu Polemik Global dan Ketegangan Internasional
NASIONAL

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Picu Polemik Global dan Ketegangan Internasional

5 Januari 2026
137 KK di Sumber Langsep Masih Terisolasi Akibat Banjir Lahar Semeru
NASIONAL

137 KK di Sumber Langsep Masih Terisolasi Akibat Banjir Lahar Semeru

8 Desember 2025
BGN Imbau Pemda Dorong Warga Bertani dan Beternak untuk Jaga Pasokan Pangan MBG
NASIONAL

BGN Imbau Pemda Dorong Warga Bertani dan Beternak untuk Jaga Pasokan Pangan MBG

19 November 2025
Next Post
Pengemudi Mobil Ngaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara

Pengemudi Mobil Ngaku Jenderal Kekaisaran Sunda Nusantara

Kabar Terbaru Vaksin AstraZeneca: Efikasinya Disebut 86%

Kabar Terbaru Vaksin AstraZeneca: Efikasinya Disebut 86%

Alat Rapid Test Ilegal di Jateng Terbongkar, Omzetnya Rp 2,8 M

Alat Rapid Test Ilegal di Jateng Terbongkar, Omzetnya Rp 2,8 M

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Aturan Intoleran di Sekolah: Ketua OSIS Islam-Siswi Nonmuslim Berjilbab

Aturan Intoleran di Sekolah: Ketua OSIS Islam-Siswi Nonmuslim Berjilbab

5 tahun ago
Kian Ketat Syarat Perjalanan di RI Gegara Tsunami Corona India

Kian Ketat Syarat Perjalanan di RI Gegara Tsunami Corona India

5 tahun ago
Viral Cuitan Polisi Diganti Satpam BCA, Mabes Polri Tegaskan Tak Anti Kritik

Viral Cuitan Polisi Diganti Satpam BCA, Mabes Polri Tegaskan Tak Anti Kritik

4 tahun ago
POGI Terbitkan Rekomendasi Vaksinasi HPV untuk Perempuan Pranikah dan Pascapersalinan

POGI Terbitkan Rekomendasi Vaksinasi HPV untuk Perempuan Pranikah dan Pascapersalinan

7 bulan ago

Topics

amerika serikat APIC Arus Mudik Lebaran ASN astrazeneca Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan covid-19 DIVHUMAS Gas Air Mata GIIAS2025 Indonesia jokowi Joko Widodo Kapolri kemenkes kesehatan Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Para Ahli Pemilu 2024 Penyakit Polda Sulsel polri PPDS PPKM Prabowo prabowo subianto PT Qudo Buana Nawakara Rekayasa Lalu Lintas Rumah Sakit Silancar sri mulyani Sukabumi vaksinasi vaksin corona Vaksin TBC
No Result
View All Result

Highlights

Super Flu H3N2 Picu Lonjakan Kasus Influenza Tertinggi 25 Tahun di AS

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Bekukan Izin PT Cahaya Wisata Transportasi Selama 12 Bulan

Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Picu Polemik Global dan Ketegangan Internasional

Kakorlantas Petakan Empat Klaster Pengamanan untuk Antisipasi Arus Nataru

PW GPA DKI Jakarta Dorong Penguatan Pelayanan Lalu Lintas Presisi Polri

Menkeu Bantah Ijon Pajak, Pemerintah Tegaskan Penyesuaian Penerimaan 2025

Trending

Tren Diet Karnivora Viral, Influencer di AS Alami Masalah Ginjal Serius
Kesehatan

Tren Diet Karnivora Viral, Influencer di AS Alami Masalah Ginjal Serius

by christine natalia
12 Januari 2026
0

Medialontar.com - Seorang perempuan muda di Dallas, Amerika Serikat, menjadi sorotan publik setelah pengalamannya menjalani tren diet karnivora...

Korlantas Polri Terapkan E-TLE Drone di Cibubur untuk Pengawasan Lalu Lintas

Patroli Udara E-TLE Drone Korlantas Polri Pantau Pelanggaran di Cibubur

10 Januari 2026
Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu H3N2, Seluruh Pasien Telah Pulih

Kemenkes Catat 62 Kasus Super Flu H3N2, Seluruh Pasien Telah Pulih

8 Januari 2026
Super Flu H3N2 Picu Lonjakan Kasus Influenza Tertinggi 25 Tahun di AS

Super Flu H3N2 Picu Lonjakan Kasus Influenza Tertinggi 25 Tahun di AS

7 Januari 2026
pembekuan izin penyelenggaraan angkutan orang PT Cahaya Wisata Transportasi

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Bekukan Izin PT Cahaya Wisata Transportasi Selama 12 Bulan

6 Januari 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz