MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Bagimana Dampak dan Cara Penanganan Gas Air Mata?

admin by admin
12 Oktober 2022
in Jaga Negeri
0
Bagimana Dampak dan Cara Penanganan Gas Air Mata

struktur kimia dari 2-Clorobenzalden Malononitril | Sumber gambar : tutorteknik

0
SHARES
111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Artikel kali ini kita akan membahas seputar gas air mata. Akhir-akhir ini tentu dong kalian udah sering dengar yang namanya gas air mata. Tau gak sih apa gas air mata itu?

Yap, Gas air mata atau yang kerap disebut CS dengan rumus kimia 2-Clorobenzalden Malononitril merupakan salah satu senjata kimia yang sering sekali digunakan untuk melawan musuh, menghadapi hewan berbahaya, atau pun melawan penjahat dalam keadaan berbahaya.

Gas air mata memiliki panjang hanya sekitar 10 Cm atau sebesar ukuran telapak tangan orang dewasa. Biasanyan gas air mata berbentuk seperti peluru dan ditembakkan melalui pistol pelontar.
Setelah ditembakkan dan jatuh, gas air mata akan mengeluarkan asap tebal berwarna putih dan jika manusia yang terkena asap ini secara langsung maka organ tubuh seperti mata, hidung, dan mulut akan langsung bereaksi.

Berikut adalah struktur kimia dari 2-Clorobenzalden Malononitril.

2-Clorobenzalden Malononitril
struktur kimia dari 2-Clorobenzalden Malononitri

Umumnya kandungan utama gas air mata adalah CN (chloroacetophenone) atau CS (chlorobenzylidenemalononitrile) dan membutuhkan proses kimia yang rumit untuk menghasilkan.

Namun, gas air mata juga dapat dibuat menggunakan bahan Oleoresin Capsicum (OC) yang biasanya terdapat pada paprika merah dan hijau sebagai bahan utamanya.

Senyawa lain yang digunakan atau disarankan untuk digunakan adalah bromoacetone, benzyl bromide, ethyl bromoacetate, xylyl bromide, dan α-bromobenzyl cyanide.

Sedangkan kandungan gas air mata yang digunakan pada perang “Battle of the Frontiers” yang dilansir dari laman situs Encyclopedia Britannica mengatakan bahan utama dalam gas air mata adalah halogen sintetis, cairan yang bisa ditembakkan lewat beberapa senjata seperti granat dan spray.

Jadi readers, gas air mata yang umum digunakan adalah oleoresin capsicum (semprotan merica) dimana semprotan merica OC belakangan ini menjadi semakin populer setelah menggantikan kedua bahan CN dan CS untuk penggunaan sipil, kemudian benzoxazepine (gas CR), dan chloroacetophenone (gas CN).

Bentuk gas air mata yang paling sering digunakan adalah 2-chlorobenzalmonolonitrile (gas CS) yang pertama kali ditemukan oleh dua ilmuwan Amerika Serikat di tahun 1928.

Readers, efek dari gas air mata ini pastinya berhubungan dengan konsentrasi senyawa dan durasi paparan. Jadi, konsentrasi yang tinggi dalam waktu singkat lebih berbahaya dari konsentrasi yang rendah dalam waktu yang lama. Ambang batas iritasi yang paling besar untuk CN (1.0 mg m3 ), diikuti oleh CS (0,004 mg m3 ) dan OC (0,002 mg m3 ).

Mata dan sistem pernafasan adalah target utama paparan gas air mata, dengan timbulnya iritasi mata dan saluran pernapasan yang terjadi kurang lebih dalam 20–60 detik.

Gejala mata termasuk nyeri, blepharospasm (kondisi dimana kelopak mata berkedip), fotofobia , konjungtivitis (mata merah akibat peradangan), dan injeksi scleral, edema periorbital (mata berkantung), eritema kelopak mata dan lakrimasi (menghasilkan air mata).
Beberapa ahli berpendapat bahwa kandungan dalam gas air mata yang mungkin berkontribusi pada lecet kornea. Pada pernafasan, setelah terhirup maka efeknya bisa berupa perih atau sensasi terbakar di hidung, sesak dan nyeri di dada, perih tenggorokan, sesak napas, batuk, bersin dan kesulitan bernapas.

Air liur yang terkontaminasi dan tertelan dapat menyebabkan ketidaknyamanan epigastrium (rasa sakit di ulu hati), mual, muntah dan atau diare.

Efek tidak menyenangkan sebagian besar efek iritan biasanya sembuh dalam 10-30 menit jika pasien segera diamankan di tempat terbuka. Namun, beberapa efek khususnya efek pernapasan seperti batuk dan gangguan fungsi pernapasan dapat bertahan untuk waktu yang lebih lama dalam beberapa situasi.

Ketajaman visual biasanya kembali normal cepat sementara eritema pada tepi kelopak mata dan fotofobia mungkin terjadi bertahan lebih lama. Rhinorrhoea (hidung berair) dan air liur mungkin terjadi selama 12 jam, dan sakit kepala bisa berlangsung hingga 24 jam.

Eritema dermal (kemerahan pada kulit) umumnya mereda dalam waktu 45–60 menit, efek seperti kulit melepuh dan dermatitis kontak iritan biasanya disembuhkan dengan mengeringkan daerah yang melepuh dalam waktu 4 hari. Gejala jangka panjang setelah paparan agen ini jarang terjadi.

Lalu bagaimana pertolongan untuk yang terkena paparan gas air mata?

Penanganan untuk paparan pada mata awalnya harus dihilangkan kontaminasinya terlebih dahulu readers. Membilas mata dengan air atau garam selama 10-20 menit adalah perawatan awal yang paling sering direkomendasikan untuk mendekontaminasi mata.

pembilasan dengan saline (larutan garam) normal sangat berefek besar untuk perbaikan gejala. Berdasarkan review literatur ini, pembilasan dengan garam atau air selama 15-20 menit akan menjadi prosedur awal yang untuk setiap paparan CN atau CS. Tapi jangan lupa readers, lensa kontak harus dilepas sebelum dibilas.

Pertolongan untuk paparan saluran pernafasan, gejala pada pernafasan biasanya mayoritas ringan dan seharusnya membaik dengan penghentian paparan dan membawanya ke udara segar.
Konsentrasi tinggi (seperti paparan di ruang terbatas) atau periode paparan yang lama dapat menyebabkan gejala pada pernafasan yang cukup signifikan.

Pemantauan dan dukungan fungsi pernapasan penting bagi pasien bergejala. Kegagalan pernapasan mungkin jarang terjadi namun, dapat terjadi akibat spasme laring yang menghambat jalan nafas sehingga ventilasi bantuan mungkin diperlukan.

Dapat terjadi eksaserbasi asma, emfisema(kerusakan alveolus) atau bronchitis pada mereka yang memiliki kondisi tersebut sebelumnya, ataupun bisa juga tidak. Hanya saja, asma bisa terjadi karena alergi akibat menanggapi agen.

Pertolongan untuk paparan kulit, kulit juga bisa menjadi target paparan gas air mata readers. Paparan pada kulit harus didekontaminasi secara menyeluruh dengan air mengalir dan sabun untuk menghilangkan kontaminasi dan menenangkan sensasi terbakar. Wajah juga harus dibersihkan dari partikel-partikel sebelum disabun.

Sebagian telah menggunakan minyak nabati , meskipun bukti lebih lanjut masih diperlukan sebelum menganjurkan penggunaannya. Luka bakar kimiawi yang timbul juga harus dirawat dengan cara yang sama seperti luka bakar termal.

Pertolongan untuk paparan saluran pencernaan, gejala gastrointestinal (gangguan saluran pencernaan) ini tidak umum, namun bisa saja terjadi muntah, mual dan muntah karena efek iritan.

Beberapa orang yang sangat sensitif dengan efeknya akan mungkin lebih mudah muntah. Apabila air liur yang telah terkontamisani tertelan, juga dapat menyebabkan muntah dan diare.

Biasanya gejala gastrointestinal keseluruhan sembuh secara spontan, dan pengobatan spesifik lebih lanjut tidak dibutuhkan. Namun, jika muntah atau diare terus berlanjut atau parah, ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan cairan elektrolit, asidosis (penumpukan asam dalam darah), syok, kejang, obtundasi (penurunan kesadaran) dan hipokal- aemia (kadar kalium yang rendah dalam darah). Dalam situasi ini, pasien mungkin memerlukan perawatan penggantian elektrolit.

Tags: Gas Air Mata
admin

admin

Related Posts

Kemala Run 2026, Kakorlantas Pastikan Rute Aman dan Sinergi di Bali
Jaga Negeri

Kemala Run 2026 di Bali, Kakorlantas Pastikan Rute Aman dan Tertib

17 April 2026
Polantas Menyapa di Besakih, Kakorlantas Perkuat Sinergi dengan Bengkel Mobil Bali
Jaga Negeri

Polantas Menyapa di Besakih, Kakorlantas Perkuat Sinergi dengan Bengkel Mobil Bali

17 April 2026
Menjaga Jalan, Menjaga Kehidupan, Dedikasi Polantas dalam Operasi Ketupat 2026
Jaga Negeri

Menjaga Jalan, Menjaga Kehidupan: Dedikasi Polantas di Balik Mudik 2026

17 April 2026
Next Post
Kadiv humas

Para Ahli Nyatakan Gas Air Mata Tidak Mematikan

Kasus Tragedi Kanjuruhan Menurut Para Ahli

Kasus Tragedi Kanjuruhan Menurut Para Ahli

Kasus Tragedi Kanjuruhan Menurut Para Ahli

Kasus Tragedi Kanjuruhan Menurut Para Ahli

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Pemerintah Fokus Perkuat Deteksi Dini Kanker Paru Lewat Program Nasional

Pemerintah Fokus Perkuat Deteksi Dini Kanker Paru Lewat Program Nasional

7 bulan ago
Sosok Dokter PPDS UI Tersangka Kasus Cabul yang Merekam Mahasiswi Mandi

Sosok Dokter PPDS UI Tersangka Kasus Cabul yang Merekam Mahasiswi Mandi

12 bulan ago
Percepat Proses Vaksinasi Polres Klungkung Laksanakan Gerai Vaksin

Percepat Proses Vaksinasi Polres Klungkung Laksanakan Gerai Vaksin

5 tahun ago
Kapolri Ucapkan Selamat pada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa: Selamat Bertugas, TNI Adalah Kita

Kapolri Ucapkan Selamat pada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa: Selamat Bertugas, TNI Adalah Kita

4 tahun ago

Topics

amerika serikat APIC Artifintel Soundworks Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran ASN astrazeneca Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan covid-19 Ditjen Hubdat DIVHUMAS Indonesia jokowi Joko Widodo Kakorlantas Polri kemenkes kesehatan Keselamatan lalu lintas Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Operasi Ketupat Operasi Ketupat 2026 Para Ahli Pemilu 2024 Polantas Menyapa polri PPKM Prabowo prabowo subianto Rekayasa Lalu Lintas Rumah Sakit Sendrasena Silancar sri mulyani vaksinasi vaksin corona
No Result
View All Result

Highlights

Pelajaran dari Pengabdian: Makna di Balik Gugurnya Petugas di Jalan Tugas

Polantas Bertransformasi, Dari Pengatur Jalan Jadi Penjaga Keselamatan

Angka Kecelakaan Turun, Komisi V DPR Apresiasi Kinerja Mudik 2026

Bripka Fajar Permana Gugur dalam Tugas, Kakorlantas Beri Penghormatan Tertinggi

Pemadaman Listrik Jakarta Ganggu Aktivitas Warga dan Operasional MRT

Kemenkes Tegaskan Kematian Dokter Internsip 2026 Bukan Akibat Overwork

Trending

Kemala Run 2026, Kakorlantas Pastikan Rute Aman dan Sinergi di Bali
Jaga Negeri

Kemala Run 2026 di Bali, Kakorlantas Pastikan Rute Aman dan Tertib

by christine natalia
17 April 2026
0

Bali — Persiapan pelaksanaan Kemala Run 2026 terus dimatangkan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melalui serangkaian...

Polantas Menyapa di Besakih, Kakorlantas Perkuat Sinergi dengan Bengkel Mobil Bali

Polantas Menyapa di Besakih, Kakorlantas Perkuat Sinergi dengan Bengkel Mobil Bali

17 April 2026
Menjaga Jalan, Menjaga Kehidupan, Dedikasi Polantas dalam Operasi Ketupat 2026

Menjaga Jalan, Menjaga Kehidupan: Dedikasi Polantas di Balik Mudik 2026

17 April 2026
Pelajaran dari Pengabdian, Makna di Balik Gugurnya Petugas di Jalan Tugas

Pelajaran dari Pengabdian: Makna di Balik Gugurnya Petugas di Jalan Tugas

17 April 2026
Dari Data ke Kehidupan, Transformasi Polantas Wujudkan Mudik Lebih Aman dan Humanis

Polantas Bertransformasi, Dari Pengatur Jalan Jadi Penjaga Keselamatan

14 April 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz