MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Debat Kelima Pilpres 2024 Tentang Kesehatan: Perbedaan Antara Stunting dan Gizi Buruk

christine natalia by christine natalia
6 Februari 2024
in Kesehatan, NASIONAL
0
Stunting-gizi-buruk

Perbedaan Stunting dan Gizi Buruk. Sumber: Kilas Jatim.

0
SHARES
252
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MediaLontar.com – Debat kelima dalam rangkaian Pemilihan Presiden 2024 di JCC pada Minggu (4/3) memunculkan perdebatan serius mengenai isu kesehatan masyarakat, khususnya terkait stunting dan gizi buruk. Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2, mengajukan pertanyaan kepada calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, terkait pendapatnya mengenai program pencegahan stunting melalui program bagi-bagi makanan bergizi.

Dalam tanggapannya, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa pencegahannya harus dimulai sejak awal, yaitu dengan memperhatikan kesehatan ibu hamil. Selain itu, Ganjar juga mengklarifikasi perbedaan antara stunting dan gizi buruk, menyatakan bahwa keduanya adalah kondisi yang berbeda. Lalu, dimana letak perbedaannya?

Stunting dan Gizi Buruk

Menurut Kementerian Kesehatan, stunting adalah kondisi gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Biasanya, penyakit ini terjadi karena pola makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi, dan masalah ini dapat teridentifikasi sejak dalam kandungan hingga anak mencapai usia dua tahun.

Baca juga: Bagimana Dampak dan Cara Penanganan Gas Air Mata?

Di sisi lain, UNICEF mendefinisikan stunting sebagai kondisi di mana tinggi badan anak di bawah standar pertumbuhan normal yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia. Penyakit ini tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik anak tetapi juga dapat berdampak negatif pada perkembangan otak dan kemampuan belajar.

Sementara itu, gizi buruk adalah kondisi di mana tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar pertumbuhan. Berbeda dengan stunting yang mulai terjadi sejak dalam kandungan, gizi buruk biasanya terjadi setelah kelahiran anak.

Penyebab stunting umumnya terkait dengan defisiensi nutrisi yang berlangsung dalam jangka waktu lama, terutama selama 1.000 hari pertama kehidupan anak. Faktor lain yang dapat menyebabkan stunting termasuk kondisi kesehatan ibu yang buruk selama kehamilan dan pola makan yang tidak adekuat pada awal kehidupan anak.

Di sisi lain, gizi buruk dapat terjadi pada anak dalam berbagai rentang usia dan disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang mencukupi. Gejala umumnya ditandai dengan pertumbuhan fisik yang terhambat, sedangkan gejala gizi buruk meliputi kekurangan berat badan yang signifikan, kulit kering, rambut tipis, rentan terhadap infeksi, dan masalah pertumbuhan.

Dari penjelasan ini, jelas bahwa stunting dan gizi buruk adalah dua kondisi yang berbeda secara konseptual, penyebab, dan gejala. Perbedaan ini penting untuk dipahami dalam merancang program-program kesehatan yang tepat sasaran guna mengatasi kedua masalah ini.

Debat kelima Pilpres 2024 telah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memahami perbedaan antara stunting dan gizi buruk, serta pentingnya upaya pencegahan dan penanggulangan kedua masalah ini dalam konteks kesehatan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Sorot Nasional: Peluang Prabowo di Pilpres 2024 hingga Pencopotan Brigjen Junior

Sumber: Kementrian Kesehatan.

Tags: debat kelimaganjar pranowogizi burukkesehatanprabowo subiantostunting
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Ketua BMP RI DPC Kabupaten Mimika Panius Kogoya menyerahkan 100 sak semen untuk mendukung pembangunan Gereja Baptis Matoa SP3.
NASIONAL

Peduli Rumah Ibadah, BMP RI DPC Mimika Bantu Pembangunan Gereja di SP3

28 September 2026
Aturan Paspor Diplomatik RI Jadi Sorotan, Berikut Pihak yang Berhak Menggunakannya
NASIONAL

Paspor Diplomatik RI Memiliki Aturan Khusus, Siapa Saja yang Berhak Menggunakannya?

9 Juli 2026
KPK Dalami Dugaan Korupsi di Langkat Usai OTT, Tujuh Orang Masih Jalani Pemeriksaan
NASIONAL

OTT Bupati Langkat Masuk Tahap Pemeriksaan, KPK Dalami Peran Tujuh Pihak

6 Juli 2026
Next Post
Raja Charles III Mengidap Kanker Menjadi Peringatan Untuk Semua. Sumber: VIVA

Raja Charles III Didiagnosis Kanker: Pentingnya Deteksi Dini dan Kesadaran Kesehatan

Quick Count Pemilu 2024. Sumber: LampungTime.

Quick Count: Prabowo-Gibran Kuasai Suara, PDI Perjuangan Mendominasi Pileg 2024

Komeng Viral Dengan Foto Lucu Ternyata Unggul Di DPD Pemilu. Sumber: Rakyat Sulsel.

Komeng Unggul dalam Pemilihan Calon Anggota DPD Jawa Barat!

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Kapolri terbitkan e-book Pedoman Manajemen Kontijensi Klaster COVID-19

Kapolri terbitkan e-book Pedoman Manajemen Kontijensi Klaster COVID-19

5 tahun ago
Polri Janji Tindak Tegas Mafia Tanah sesuai Instruksi Jokowi

Polri Janji Tindak Tegas Mafia Tanah sesuai Instruksi Jokowi

5 tahun ago
RI Kehilangan 10 Juta Dosis Vaksin Gratis Gara-gara India

RI Kehilangan 10 Juta Dosis Vaksin Gratis Gara-gara India

6 tahun ago
Kapolda Papua Barat Tinjau Gerai Vaksinasi TNI-Polri di Rumah Ibadah

Kapolda Papua Barat Tinjau Gerai Vaksinasi TNI-Polri di Rumah Ibadah

5 tahun ago

Topics

APIC Artifintel Soundworks Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran ASN Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan budaya tertib covid-19 DIVHUMAS Indonesia jokowi Joko Widodo Kakorlantas Polri Kapolri kemenkes kesehatan keselamatan jalan Keselamatan lalu lintas Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Operasi Ketupat Operasi Ketupat 2026 Operasi Patuh 2026 Para Ahli pelayanan humanis Pemilu 2024 polantas humanis Polantas Menyapa polri PPKM Prabowo prabowo subianto PT Qudo Buana Nawakara Rekayasa Lalu Lintas Silancar vaksin corona
No Result
View All Result

Highlights

Letkol Arman Jadi Tersangka, Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Polres Bengkulu Utara Sisir Dua Tempat Hiburan di Talang Arah, 222 Botol Miras Disita #ReserseBekerja

Hadir Lebih Awal, Ditresnarkoba Polda Jabar Putus Rantai Narkoba di Lingkungan Kos #ReserseBekerja

Karhutla Meluas, Indonesia Buka Jalan bagi Bantuan dari Negara Tetangga

283 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Peran PMO Penting untuk Membantu Pasien TBC Menuntaskan Terapi

Trending

Izin Tambang PT KEL Dicabut, Pemulihan Lingkungan di Nabire Jadi Sorotan
ISU NEGERI

Satgas PKH Tertibkan Tambang Emas PT KEL Seluas 3.500 Hektare

by christine natalia
23 Oktober 2026
0

NABIRE — Pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT KEL di Nabire, Papua Tengah, tidak hanya menghentikan kegiatan...

Suahasil Nazara Lantik Lima Pejabat Kemenkeu, Ini Susunan Terbarunya

23 Oktober 2026
Dukung Keterbukaan Informasi, PT Qudo Buana Nawakara Hadirkan Agregator Konten MediaHUB

Solusi IT PT Qudo Buana Nawakara Wujudkan MediaHUB sebagai Agregator Konten Multimedia Resmi

22 Oktober 2026
Letkol Arman Jadi Tersangka, Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Letkol Arman Jadi Tersangka, Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

22 Oktober 2026
Polres Bengkulu Utara Periksa 34 Orang dalam Razia Tempat Hiburan Talang Arah #ReserseBekerja

Polres Bengkulu Utara Sisir Dua Tempat Hiburan di Talang Arah, 222 Botol Miras Disita #ReserseBekerja

20 Oktober 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz