MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home COVID-19

AstraZeneca Akui Kemungkinan Efek Samping Jarang dari Vaksin Covid-19

christine natalia by christine natalia
3 Mei 2024
in COVID-19, Kesehatan
0
AstraZeneca Akui Kemungkinan Efek Samping Jarang dari Vaksin Covid-19. Sumber Tribun.

AstraZeneca Akui Kemungkinan Efek Samping Jarang dari Vaksin Covid-19. Sumber Tribun.

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Medialontar.com – AstraZeneca, salah satu produsen vaksin virus Covid-19, telah mengakui bahwa vaksin yang mereka hasilkan dapat menyebabkan efek samping yang sangat jarang terjadi. Pengakuan ini muncul melalui dokumen pengadilan dalam kasus gugatan perwakilan kelompok yang diajukan oleh 51 korban di Inggris.

Para penggugat, yang telah mengalami dampak serius akibat vaksinasi, menyatakan kehilangan anggota keluarga dan kerabat mereka. Salah satu kasus yang dilaporkan adalah Jamie Scott, seorang ayah yang mengalami pembekuan darah yang berujung pada kerusakan otak setelah divaksinasi dengan AstraZeneca pada April 2021.

Dalam pembelaan mereka, AstraZeneca awalnya menentang klaim efek samping tersebut. Namun, dalam dokumen yang diserahkan ke Pengadilan Tinggi Inggris pada Februari 2023, perusahaan tersebut mengakui bahwa vaksin Covid-19 mereka “dapat menyebabkan TTS dalam kasus yang langka”. TTS atau Thrombosis with Thrombocytopenia Syndrome adalah sindrom langka yang ditandai dengan pembekuan darah dan penurunan jumlah trombosit.

Meskipun demikian, AstraZeneca menekankan bahwa mekanisme penyebab akibatnya tidak diketahui secara pasti dan bahwa TTS juga dapat terjadi tanpa adanya vaksinasi. Perusahaan ingin setiap kasus individu dibuktikan bahwa itu disebabkan oleh vaksin mereka dan tidak ada faktor lain yang terlibat.

Pengakuan AstraZeneca ini telah dianggap sebagai perubahan pendirian yang signifikan dalam kasus ini. Pengacara yang mewakili para penggugat menyatakan bahwa ini adalah langkah penting menuju kompensasi yang lebih adil bagi korban.

Sementara itu, di Indonesia, Kementerian Kesehatan dan Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) menyatakan bahwa tidak ada laporan kasus dengan efek samping serupa dari vaksin AstraZeneca. Menurut mereka, surveilans aktif dan pasif yang dilakukan tidak menunjukkan adanya kasus TTS setelah pemberian vaksin tersebut.

Hinky Hindra Irawan Satari, Ketua Komnas PP KIPI, menjelaskan bahwa surveilans tersebut telah dilakukan di 14 rumah sakit di tujuh provinsi selama lebih dari satu tahun dan tidak menemukan kasus TTS yang terkait dengan vaksin AstraZeneca.

Meskipun demikian, AstraZeneca tetap menegaskan bahwa vaksin mereka memiliki profil keamanan yang dapat diterima dan manfaatnya lebih besar daripada risiko potensi efek samping yang sangat jarang terjadi. Mereka juga mengacu pada rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan bahwa vaksin AstraZeneca aman dan efektif untuk individu berusia 18 tahun ke atas.

Perubahan saran medis terkait penggunaan vaksin AstraZeneca juga telah terjadi, di mana sejumlah negara mulai memberikan alternatif vaksin kepada kelompok usia tertentu setelah laporan adanya TTS yang sangat jarang terjadi.

Dalam konteks ini, penting untuk terus melakukan pemantauan efek samping vaksin secara cermat dan menyeluruh. Meskipun kasus TTS dari vaksin AstraZeneca mungkin jarang terjadi, transparansi dan tanggapan cepat dari produsen dan pihak berwenang merupakan langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Perluasan Program Vaksinasi HPV Gratis Hingga Usia 26 Tahun, Ayo Cegah Kanker Serviks!

Sumber: BBC.

Tags: astrazenecacovid-19kesehatanvaksin virus Covid-19
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Kemenkes Tegaskan Kematian Dokter Internsip 2026 Bukan Akibat Overwork
Kesehatan

Kemenkes Tegaskan Kematian Dokter Internsip 2026 Bukan Akibat Overwork

6 April 2026
Pengawasan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat Antisipasi Virus Nipah
Kesehatan

Pengawasan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat Antisipasi Virus Nipah

28 Januari 2026
Waspada Leptospirosis di Musim Hujan dan Banjir
Kesehatan

Waspada Leptospirosis di Musim Hujan dan Banjir

27 Januari 2026
Next Post
Transformasi! Presiden Jokowi Luncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit! Sumber Channel9.

Revolusioner! Presiden Jokowi Luncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit

Waspadai Bahaya Duduk Lama, Penyebab Tersembunyi Batu Ginjal! Sumber Orami.

Kebiasaan Duduk Terlalu Lama Bisa Menyebabkan Batu Ginjal, Simak Faktanya!

Program Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit Diresmikan oleh Presiden Jokowi. Sumber Emiten.

PPDS Berbasis Rumah Sakit Diresmikan oleh Presiden Jokowi, Kuota Terbatas!

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Hari ini tanggal merah, ajakan #TetapDirumahAja jadi trending di Twitter

Hari ini tanggal merah, ajakan #TetapDirumahAja jadi trending di Twitter

5 tahun ago
Bareskrim Polri tangkap buronan penipuan senilai Rp233 miliar

Bareskrim Polri tangkap buronan penipuan senilai Rp233 miliar

5 tahun ago
Salurkan Obat Covid-19 Gratis dari Pemerintah, Panglima TNI Gandeng Polri dan Pemda

Salurkan Obat Covid-19 Gratis dari Pemerintah, Panglima TNI Gandeng Polri dan Pemda

5 tahun ago
Prof Bambang Brodjonegoro

APIC Bahas Pendigitalan dan Pencerdasan Indonesia untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

2 tahun ago

Topics

amerika serikat APIC Artifintel Soundworks Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran ASN astrazeneca Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan covid-19 Ditjen Hubdat DIVHUMAS Indonesia jokowi Joko Widodo Kakorlantas Polri kemenkes kesehatan Keselamatan lalu lintas Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Operasi Ketupat Operasi Ketupat 2026 Para Ahli Pemilu 2024 Polantas Menyapa polri PPKM Prabowo prabowo subianto Rekayasa Lalu Lintas Rumah Sakit Sendrasena Silancar sri mulyani vaksinasi vaksin corona
No Result
View All Result

Highlights

Pelajaran dari Pengabdian: Makna di Balik Gugurnya Petugas di Jalan Tugas

Polantas Bertransformasi, Dari Pengatur Jalan Jadi Penjaga Keselamatan

Angka Kecelakaan Turun, Komisi V DPR Apresiasi Kinerja Mudik 2026

Bripka Fajar Permana Gugur dalam Tugas, Kakorlantas Beri Penghormatan Tertinggi

Pemadaman Listrik Jakarta Ganggu Aktivitas Warga dan Operasional MRT

Kemenkes Tegaskan Kematian Dokter Internsip 2026 Bukan Akibat Overwork

Trending

Kemala Run 2026, Kakorlantas Pastikan Rute Aman dan Sinergi di Bali
Jaga Negeri

Kemala Run 2026 di Bali, Kakorlantas Pastikan Rute Aman dan Tertib

by christine natalia
17 April 2026
0

Bali — Persiapan pelaksanaan Kemala Run 2026 terus dimatangkan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melalui serangkaian...

Polantas Menyapa di Besakih, Kakorlantas Perkuat Sinergi dengan Bengkel Mobil Bali

Polantas Menyapa di Besakih, Kakorlantas Perkuat Sinergi dengan Bengkel Mobil Bali

17 April 2026
Menjaga Jalan, Menjaga Kehidupan, Dedikasi Polantas dalam Operasi Ketupat 2026

Menjaga Jalan, Menjaga Kehidupan: Dedikasi Polantas di Balik Mudik 2026

17 April 2026
Pelajaran dari Pengabdian, Makna di Balik Gugurnya Petugas di Jalan Tugas

Pelajaran dari Pengabdian: Makna di Balik Gugurnya Petugas di Jalan Tugas

17 April 2026
Dari Data ke Kehidupan, Transformasi Polantas Wujudkan Mudik Lebih Aman dan Humanis

Polantas Bertransformasi, Dari Pengatur Jalan Jadi Penjaga Keselamatan

14 April 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz