MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Penyakit Parkinson Bisa Menyerang Usia Muda, Kenali Tanda Awal dan Penanganannya

christine natalia by christine natalia
1 Agustus 2025
in Kesehatan
0
Penyakit Parkinson Bisa Menyerang Usia Muda, Kenali Tanda Awal dan Penanganannya

Penyakit Parkinson Bisa Menyerang Usia Muda, Kenali Tanda Awal dan Penanganannya

0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Medialontar.com – Penyakit Parkinson selama ini dikenal sebagai gangguan neurodegeneratif yang umum terjadi pada kelompok usia lanjut, khususnya di atas 60 tahun. Namun, sejumlah kasus menunjukkan bahwa penyakit ini juga bisa menyerang individu yang lebih muda, terutama jika memiliki faktor risiko genetik atau riwayat paparan lingkungan tertentu, seperti toksin atau cedera otak.

Parkinson terjadi akibat kerusakan pada sel-sel saraf penghasil dopamin di otak. Dopamin sendiri merupakan zat kimia penting yang berperan dalam mengirim sinyal antar sel saraf untuk mengatur gerakan tubuh. Penurunan kadar dopamin inilah yang menyebabkan munculnya berbagai gejala khas Parkinson.

Secara umum, Parkinson ditandai dengan gejala motorik seperti tremor saat beristirahat, kekakuan otot, melambatnya gerakan tubuh, serta gangguan keseimbangan dan postur. Pasien juga sering mengalami perubahan ekspresi wajah dan penurunan intonasi suara. Perubahan postur tubuh yang membungkuk serta ayunan tangan yang berkurang saat berjalan menjadi ciri tambahan yang sering ditemui.

Namun, tidak hanya gejala motorik yang perlu diwaspadai. Banyak pasien Parkinson juga mengalami gejala non-motorik yang justru muncul lebih dulu sebelum gangguan gerak tampak jelas. Gejala non-motorik awal ini mencakup penurunan kemampuan penciuman, gangguan tidur seperti mimpi yang sangat aktif, konstipasi, serta gejala psikologis seperti depresi dan kecemasan.

Seiring perkembangan penyakit, gejala non-motorik lain juga bisa muncul, termasuk nyeri kronis, gangguan kognitif, kelemahan, halusinasi, serta gangguan fungsi otonom seperti penurunan tekanan darah mendadak saat berubah posisi. Kondisi ini secara keseluruhan dapat berdampak besar terhadap kualitas hidup pasien.

Hingga kini, penyebab pasti Parkinson belum sepenuhnya dipahami. Kombinasi antara faktor genetik, paparan racun lingkungan, serta proses penuaan sel saraf diduga menjadi penyebab utama. Meskipun tidak bersifat menular atau langsung mematikan, Parkinson bersifat progresif—yang berarti gejala akan memburuk seiring waktu.

Proses diagnosis Parkinson umumnya tidak bisa dilakukan hanya melalui satu tes tunggal. Dokter akan mengevaluasi riwayat kesehatan pasien, melakukan pemeriksaan fisik, serta mengamati respons otot terhadap gerakan. Pada beberapa kasus, tes lanjutan seperti MRI atau DaTscan dilakukan untuk memastikan diagnosis dan menyingkirkan penyakit lain dengan gejala serupa.

Dalam hal penanganan, pasien perlu segera menyusun rencana medis bersama dokter spesialis saraf. Obat-obatan seperti levodopa atau dopamin agonis diberikan sesuai stadium dan kebutuhan pasien. Pada stadium lanjut, terapi lebih kompleks seperti penggunaan patch dopamin, pompa obat, hingga prosedur pembedahan Deep Brain Stimulation (DBS) bisa menjadi opsi.

Selain pengobatan medis, terapi pendukung seperti fisioterapi, terapi wicara, dan terapi okupasi penting dilakukan agar pasien tetap mandiri. Pola hidup sehat juga perlu diterapkan, mulai dari konsumsi makanan berserat dan tinggi antioksidan, hingga aktivitas fisik teratur dan istirahat cukup.

Dukungan mental juga sangat dibutuhkan. Banyak pasien mengalami stres emosional setelah diagnosis. Bergabung dengan kelompok dukungan atau mengikuti terapi relaksasi dapat membantu menjaga kesehatan jiwa.

Pantauan rutin terhadap perkembangan penyakit sangat dianjurkan. Penyesuaian dosis obat dan deteksi dini komplikasi menjadi bagian penting dalam pengelolaan Parkinson. Dengan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif, pasien Parkinson tetap memiliki peluang untuk menjalani hidup yang produktif dan bermakna.

Tags: bradikinesiadegeneratifdopaminfisioterapigejala ParkinsonneurologiParkinsonpengobatan Parkinsonpenyakit saraftremor
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Pengawasan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat Antisipasi Virus Nipah
Kesehatan

Pengawasan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat Antisipasi Virus Nipah

28 Januari 2026
Waspada Leptospirosis di Musim Hujan dan Banjir
Kesehatan

Waspada Leptospirosis di Musim Hujan dan Banjir

27 Januari 2026
Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan dan Manfaatnya bagi Masyarakat
Kesehatan

Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan dan Manfaatnya bagi Masyarakat

19 Januari 2026
Next Post
Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis Kembali Terjadi, BGN Perketat Prosedur

Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis Kembali Terjadi, BGN Perketat Prosedur

1.100 Dokter di Daerah Tertinggal akan Terima Tunjangan Rp30 Juta per Bulan

1.100 Dokter di Daerah Tertinggal akan Terima Tunjangan Rp30 Juta per Bulan

Presiden Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Keamanan dan Ketahanan Pangan di Istana Merdeka

Presiden Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Keamanan dan Ketahanan Pangan di Istana Merdeka

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Ikut Jaga Kamtibmas, Polwan Polres Magelang Kota Gelar Patroli Sepeda Kayuh

Ikut Jaga Kamtibmas, Polwan Polres Magelang Kota Gelar Patroli Sepeda Kayuh

4 tahun ago
Antisipasi Bencana, Polres HSU Gelar Latihan SAR (Search and Rescue) Gabungan

Antisipasi Bencana, Polres HSU Gelar Latihan SAR (Search and Rescue) Gabungan

4 tahun ago
Hari Buruh, 388 personel polisi disiagakan di Jakarta Timur

Hari Buruh, 388 personel polisi disiagakan di Jakarta Timur

5 tahun ago
Polda Jateng Gelar Konferensi Pers Terkait Keberhasilan Ditreskrimum Ungkap Kasus Gendam Lintas Provinsi dengan Kerugian Ditaksir Capai Rp 3 Miliar

Polda Jateng Gelar Konferensi Pers Terkait Keberhasilan Ditreskrimum Ungkap Kasus Gendam Lintas Provinsi dengan Kerugian Ditaksir Capai Rp 3 Miliar

4 tahun ago

Topics

APIC Artifintel Soundworks Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran ASN Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan budaya tertib covid-19 Ditjen Hubdat DIVHUMAS Indonesia jokowi Joko Widodo Kakorlantas Polri kemenkes kesehatan keselamatan jalan Keselamatan lalu lintas Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Operasi Ketupat Operasi Ketupat 2026 Para Ahli Pemilu 2024 polantas humanis Polantas Menyapa polri PPKM Prabowo prabowo subianto Rekayasa Lalu Lintas Rumah Sakit Sendrasena Silancar sri mulyani vaksin corona
No Result
View All Result

Highlights

Polantas Bangun Kesadaran Kolektif, Keselamatan Jadi Gerakan Nasional

Peresmian Kantor Baru Kompolnas di Jakarta, Dorong Penguatan Kinerja Pengawasan Polri

Polantas Dekat dengan Masyarakat, Kunci Pelayanan Publik yang Lebih Baik

Polantas Presisi Empati: Strategi Baru Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas

Polantas di Jalan dan Luar Jalan: Lebih dari Sekadar Tugas Mengatur Lalu Lintas

Polantas Mendengar Publik: Strategi Baru Bangun Kepercayaan di Jalan

Trending

Cara Berkendara Mencerminkan Peradaban Bangsa, Kakorlantas Dorong Budaya Tertib Lalu Lintas
Jaga Negeri

Kakorlantas Agus: Keselamatan Berkendara Menentukan Karakter Bangsa

by christine natalia
11 Mei 2026
0

Jakarta — Jalan raya bukan lagi sekadar ruang perpindahan kendaraan dari satu tempat ke tempat lain. Di...

Polantas Tanamkan Kesadaran Sejak Dini Demi Investasi Keselamatan Generasi Muda

Polantas Perkuat Edukasi Lalu Lintas untuk Generasi Muda Sejak Dini

6 Mei 2026
Polantas Dorong Komunitas Pengendara Jadi Pelopor Keselamatan Jalan

Polantas Bangun Kesadaran, Komunitas Jadi Garda Depan Keselamatan Jalan

6 Mei 2026
Ketika Keselamatan Jadi Gerakan, Polantas Ajak Masyarakat Berperan Aktif

Polantas Bangun Kesadaran Kolektif, Keselamatan Jadi Gerakan Nasional

6 Mei 2026
Peresmian Kantor Baru Kompolnas di Jakarta, Dorong Penguatan Kinerja Pengawasan Polri

Peresmian Kantor Baru Kompolnas di Jakarta, Dorong Penguatan Kinerja Pengawasan Polri

5 Mei 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz