MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Zero ODOL 2027 Bukan Sekadar Penertiban, Tapi Gerakan Keselamatan

christine natalia by christine natalia
26 Mei 2026
in Jaga Negeri
0
Zero ODOL 2027 Jadi Langkah Besar Selamatkan Jalan Nasional

Zero ODOL 2027 Jadi Langkah Besar Selamatkan Jalan Nasional

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Transformasi besar tengah berlangsung dalam sistem transportasi nasional Indonesia. Pemerintah bersama Korps Lalu Lintas Polri mulai memperkuat langkah menuju penerapan Zero Over Dimension Over Load atau Zero ODOL 2027 sebagai bagian dari agenda keselamatan nasional. Kebijakan ini tidak lagi dipahami sekadar sebagai penertiban kendaraan angkutan barang, melainkan upaya menyeluruh untuk melindungi jalan raya, mengurangi kecelakaan, dan menjaga keselamatan masyarakat.

Selama bertahun-tahun, kendaraan ODOL menjadi persoalan yang terus menghantui transportasi darat Indonesia. Truk bermuatan berlebih masih banyak ditemukan melintas di jalan nasional dengan beban yang melebihi kapasitas kendaraan maupun kekuatan konstruksi jalan. Praktik tersebut sering dianggap sebagai persoalan teknis distribusi logistik. Namun dampaknya jauh lebih luas dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menilai bahwa persoalan ODOL harus ditempatkan sebagai isu keselamatan publik. Menurutnya, jalan raya bukan sekadar ruang pergerakan kendaraan, tetapi ruang bersama yang harus dijaga secara kolektif demi keselamatan semua pengguna jalan.

“Jalan bukan hanya untuk dilalui, tetapi harus dijaga keselamatannya bersama,” ujar Irjen Agus dalam pembahasan strategi nasional menuju Zero ODOL 2027.

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya perubahan pendekatan dalam penanganan kendaraan ODOL. Korlantas Polri kini tidak hanya menitikberatkan pada aspek penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan transformasi budaya keselamatan di sektor transportasi nasional.

Kendaraan overload selama ini diketahui menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Truk yang membawa muatan melebihi kapasitas memiliki kemampuan pengereman yang menurun, stabilitas kendaraan yang terganggu, serta risiko terguling yang lebih tinggi. Ketika kendaraan besar kehilangan kendali di jalan raya, dampaknya dapat melibatkan banyak korban sekaligus.

Tidak sedikit kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan angkutan barang terjadi akibat muatan berlebih. Risiko tersebut tidak hanya mengancam pengemudi truk, tetapi juga pengguna kendaraan lain, pejalan kaki, hingga masyarakat yang berada di sekitar jalur distribusi logistik.

Karena itu, pemerintah mulai menempatkan Zero ODOL 2027 sebagai bagian dari pembangunan sistem transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan. Agenda ini juga berkaitan erat dengan upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan yang selama ini mengalami kerusakan akibat beban kendaraan yang melampaui kapasitas.

Muatan berlebih membuat tekanan terhadap jalan meningkat secara signifikan. Akibatnya, jalan nasional lebih cepat rusak dan membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut menjadi beban ekonomi bagi negara karena anggaran pemeliharaan infrastruktur terus meningkat.

Selain kerusakan jalan, praktik ODOL juga berdampak terhadap efisiensi distribusi barang. Kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan berpotensi menimbulkan gangguan mobilitas dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalur logistik utama. Situasi ini kemudian mempengaruhi kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Melihat kompleksitas persoalan tersebut, Korlantas Polri mulai menyiapkan berbagai strategi pengawasan berbasis teknologi untuk mendukung implementasi Zero ODOL 2027. Salah satu pendekatan yang mulai diperkuat adalah penggunaan sistem digital dalam pengawasan kendaraan angkutan barang.

Teknologi seperti ETLE, pengawasan berbasis data elektronik, hingga Weight in Motion dipersiapkan untuk membantu mendeteksi kendaraan bermuatan berlebih secara lebih objektif dan real-time. Pendekatan ini dinilai penting agar pengawasan tidak lagi hanya mengandalkan operasi manual di lapangan.

Digitalisasi pengawasan juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akurasi penegakan hukum. Dengan sistem berbasis data, proses identifikasi pelanggaran dapat dilakukan lebih presisi sehingga mengurangi potensi subjektivitas dalam penindakan.

Meski demikian, Irjen Agus menegaskan bahwa teknologi bukan satu-satunya solusi dalam penanganan ODOL. Menurutnya, perubahan budaya keselamatan tetap menjadi faktor utama dalam keberhasilan program Zero ODOL 2027.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama, bukan sekadar melakukan penindakan,” kata Irjen Agus.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena praktik kendaraan overload telah lama menjadi bagian dari pola distribusi barang di berbagai sektor usaha. Banyak pelaku logistik melihat muatan berlebih sebagai cara untuk menekan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi pengiriman.

Namun di sisi lain, praktik tersebut justru menimbulkan biaya sosial yang jauh lebih besar. Risiko kecelakaan meningkat, infrastruktur jalan lebih cepat rusak, dan keselamatan masyarakat terancam setiap hari.

Karena itu, pemerintah mulai mengajak pelaku usaha transportasi, operator logistik, sopir truk, hingga masyarakat untuk terlibat dalam perubahan menuju sistem transportasi yang lebih tertib dan aman. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga edukasi dan komunikasi publik secara bertahap.

Korlantas Polri memahami bahwa implementasi Zero ODOL tidak dapat dilakukan secara mendadak. Sistem distribusi nasional melibatkan jutaan kendaraan dan banyak kepentingan ekonomi yang saling berkaitan. Oleh sebab itu, transformasi dilakukan melalui tahapan yang lebih terukur agar dapat diterima seluruh pemangku kepentingan.

Dalam proses tersebut, Polantas tidak lagi hanya dipandang sebagai aparat penegak hukum di jalan raya. Mereka kini mulai mengambil peran sebagai penggerak perubahan budaya keselamatan transportasi nasional.

Pendekatan humanis juga terus diperkuat agar proses transformasi berjalan lebih adaptif dan tidak menimbulkan resistensi di lapangan. Korlantas Polri menilai bahwa perubahan perilaku akan lebih efektif jika dibangun melalui kesadaran bersama dibanding semata-mata tekanan hukum.

Zero ODOL 2027 pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai kendaraan angkutan barang yang lebih tertib. Agenda ini merupakan bagian dari upaya membangun masa depan transportasi Indonesia yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.

Ketika jalan raya mampu dijaga dari ancaman kendaraan overload, maka keselamatan masyarakat akan lebih terlindungi. Infrastruktur nasional juga dapat bertahan lebih lama dan mendukung mobilitas ekonomi secara lebih sehat.

Transformasi menuju Zero ODOL menjadi refleksi bahwa keselamatan jalan raya harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam pembangunan transportasi nasional. Jalan bukan hanya jalur distribusi barang, tetapi ruang hidup bersama yang digunakan jutaan masyarakat setiap hari.

Dan ketika negara mulai serius melindungi jalan dari ancaman kendaraan ODOL, sesungguhnya Indonesia sedang membangun fondasi baru bagi sistem transportasi yang lebih tertib, lebih manusiawi, dan lebih menghargai keselamatan nyawa manusia.

Tags: keselamatan jalankorlantas polritransportasi nasionaltruk overloadZero ODOL 2027
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Merry Riana Nilai Korlantas Adaptif terhadap Kebutuhan Masyarakat
Jaga Negeri

Merry Riana Dorong Pelayanan Polri Lebih Dekat dengan Masyarakat

26 Mei 2026
Korlantas Polri Dorong Budaya Tertib dari Kesadaran Masyarakat
Jaga Negeri

Pengguna Jalan Tertib Jadi Fondasi Lalu Lintas yang Aman

26 Mei 2026
Operasi Patuh 2026 Dorong Kesadaran Kolektif untuk Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Jaga Negeri

Operasi Patuh 2026 Tekankan Budaya Tertib dan Keselamatan Berkendara

26 Mei 2026
Next Post
Merry Riana Nilai Korlantas Adaptif terhadap Kebutuhan Masyarakat

Merry Riana Dorong Pelayanan Polri Lebih Dekat dengan Masyarakat

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Kelompok MIT Belum Tertangkap, Polri Jelaskan Geografis Jadi Hambatan

Kelompok MIT Belum Tertangkap, Polri Jelaskan Geografis Jadi Hambatan

5 tahun ago
Panglima TNI dan Kapolri Bagikan Paket Bansos, Ini Isinya

Panglima TNI dan Kapolri Bagikan Paket Bansos, Ini Isinya

5 tahun ago
Tinjau Vaksinasi Buruh, Kapolri Minta Buruh Terus Kawal Program Pemerintah Wujudkan Herd Immunity

Tinjau Vaksinasi Buruh, Kapolri Minta Buruh Terus Kawal Program Pemerintah Wujudkan Herd Immunity

5 tahun ago
Kapolda Jambi Cek Pos Penyekatan PPKM Level 4 Kota Jambi

Kapolda Jambi Cek Pos Penyekatan PPKM Level 4 Kota Jambi

5 tahun ago

Topics

APIC Artifintel Soundworks Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran ASN Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan budaya tertib covid-19 Ditjen Hubdat DIVHUMAS Indonesia jokowi Joko Widodo Kakorlantas Polri kemenkes kesehatan keselamatan jalan Keselamatan lalu lintas Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Operasi Ketupat Operasi Ketupat 2026 Para Ahli pelayanan humanis Pemilu 2024 polantas humanis Polantas Menyapa polri PPKM Prabowo prabowo subianto Rekayasa Lalu Lintas Rumah Sakit Sendrasena Silancar vaksin corona
No Result
View All Result

Highlights

Operasi Patuh 2026 Tekankan Budaya Tertib dan Keselamatan Berkendara

Korlantas Polri Percepat Pelayanan Publik lewat Inovasi Teknologi SIM Digital

ETLE Dioptimalkan, Korlantas Perkuat Pengawasan Menuju Zero ODOL 2027

Wabah Norovirus di Kapal Pesiar Ambition, Prancis Isolasi Ribuan Penumpang di Bordeaux

Kakorlantas Agus: Keselamatan Berkendara Menentukan Karakter Bangsa

Polantas Perkuat Edukasi Lalu Lintas untuk Generasi Muda Sejak Dini

Trending

Merry Riana Nilai Korlantas Adaptif terhadap Kebutuhan Masyarakat
Jaga Negeri

Merry Riana Dorong Pelayanan Polri Lebih Dekat dengan Masyarakat

by christine natalia
26 Mei 2026
0

Motivator nasional Merry Riana memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun Anggaran...

Zero ODOL 2027 Jadi Langkah Besar Selamatkan Jalan Nasional

Zero ODOL 2027 Bukan Sekadar Penertiban, Tapi Gerakan Keselamatan

26 Mei 2026
Korlantas Polri Dorong Budaya Tertib dari Kesadaran Masyarakat

Pengguna Jalan Tertib Jadi Fondasi Lalu Lintas yang Aman

26 Mei 2026
Operasi Patuh 2026 Dorong Kesadaran Kolektif untuk Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

Operasi Patuh 2026 Tekankan Budaya Tertib dan Keselamatan Berkendara

26 Mei 2026
Analis Publik Apresiasi Inovasi Digital Kakorlantas Polri untuk Pelayanan Masyarakat

Korlantas Polri Percepat Pelayanan Publik lewat Inovasi Teknologi SIM Digital

25 Mei 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz