MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home ISU NEGERI

Kampus Didesak Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pendampingan Korban

christine natalia by christine natalia
14 Juli 2026
in ISU NEGERI
0
Kampus Didesak Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pendampingan Korban

Kampus Didesak Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pendampingan Korban

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lingkungan perguruan tinggi selama ini dipandang sebagai ruang untuk membangun ilmu pengetahuan, karakter, dan masa depan generasi muda. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, harapan tersebut kembali diuji setelah muncul serangkaian dugaan kekerasan seksual di sejumlah kampus di Indonesia. Peristiwa yang mencuat di berbagai perguruan tinggi menunjukkan bahwa upaya menciptakan lingkungan akademik yang aman masih menjadi pekerjaan besar yang membutuhkan komitmen seluruh pihak.

Kasus-kasus yang muncul di Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), UIN Raden Mas Said Surakarta, hingga Universitas Riau (Unri) memiliki karakteristik berbeda. Meski demikian, semuanya menghadirkan pesan yang sama, yakni pentingnya membangun sistem pencegahan, penanganan, serta perlindungan terhadap korban tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan asas praduga tak bersalah.

Di Universitas Sumatera Utara, dugaan pelecehan seksual yang melibatkan dua mahasiswa masih menjalani proses pemeriksaan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS). Kampus memilih menjalankan seluruh tahapan sesuai prosedur sebelum mengambil keputusan mengenai sanksi. Selama proses berlangsung, pihak universitas juga berupaya memastikan tidak terjadi pertemuan antara terlapor dengan para pelapor sebagai langkah perlindungan terhadap korban.

Kasus tersebut mendapat perhatian luas setelah sejumlah pengakuan korban bermunculan melalui media sosial. Seiring berkembangnya informasi, semakin banyak mahasiswa yang berani menyampaikan pengalaman mereka. Fenomena ini memperlihatkan bahwa keberanian korban untuk berbicara sering kali muncul ketika mereka merasa tidak lagi sendirian menghadapi persoalan tersebut.

Sementara itu, di Universitas Ahmad Dahlan, dugaan pelecehan seksual yang terjadi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah memasuki dua jalur penanganan. Selain proses hukum yang sedang berjalan, pihak kampus juga menjatuhkan sanksi administratif awal kepada terduga pelaku sebagai bagian dari mekanisme internal sambil menunggu perkembangan berikutnya.

Pendekatan serupa menunjukkan bahwa perguruan tinggi kini semakin berupaya merespons setiap laporan secara lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Respons tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga rasa aman mahasiswa sekaligus memperlihatkan komitmen institusi dalam menangani setiap aduan secara bertanggung jawab.

Di UIN Raden Mas Said Surakarta, laporan dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang dosen juga tengah diproses melalui sistem pengaduan kampus. Pengakuan yang disampaikan lebih dari satu mahasiswa menunjukkan pentingnya mekanisme pelaporan yang mudah diakses dan mampu memberikan perlindungan kepada pelapor.

Sementara itu, Universitas Riau mengambil langkah dengan menonaktifkan sementara seorang dokter di klinik kampus yang diduga melakukan tindakan tidak sesuai prosedur terhadap sejumlah pasien. Kebijakan tersebut ditempuh untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan sekaligus menjaga objektivitas penanganan perkara.

Rangkaian kasus yang terjadi di berbagai perguruan tinggi tersebut menjadi refleksi bahwa kekerasan seksual dapat muncul dalam berbagai bentuk dan situasi. Dugaan tindakan tidak hanya terjadi dalam aktivitas perkuliahan, tetapi juga dapat muncul di lingkungan organisasi, kegiatan akademik di luar kampus, hingga fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di bawah institusi pendidikan.

Di balik setiap laporan, terdapat korban yang membutuhkan rasa aman, pendampingan, serta kepastian bahwa pengaduan mereka akan diproses secara adil. Tidak sedikit korban yang membutuhkan waktu panjang sebelum akhirnya berani menyampaikan pengalaman yang dialami. Faktor rasa takut, tekanan sosial, kekhawatiran terhadap stigma, hingga relasi kuasa sering menjadi alasan mengapa banyak kasus baru terungkap setelah berlangsung cukup lama.

Di sisi lain, proses penanganan juga harus tetap menjunjung tinggi prinsip due process of law dan asas praduga tak bersalah. Setiap laporan memerlukan pemeriksaan yang objektif agar keputusan yang diambil memiliki dasar yang kuat serta memberikan keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Momentum ini sekaligus mendorong perguruan tinggi untuk terus memperkuat sistem pencegahan melalui edukasi mengenai etika pergaulan, batasan persetujuan (consent), mekanisme pelaporan yang mudah diakses, serta pendampingan psikologis bagi korban. Keberadaan Satgas PPKS maupun satuan penanganan serupa tidak hanya berfungsi ketika kasus terjadi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun budaya kampus yang menghormati martabat setiap individu.

Pada akhirnya, kampus yang aman bukan hanya diukur dari kualitas akademiknya, tetapi juga dari kemampuannya melindungi seluruh sivitas akademika. Ketika mahasiswa merasa terlindungi, didengar, dan diperlakukan secara adil, lingkungan pendidikan akan benar-benar menjadi ruang yang mendukung tumbuhnya generasi berintegritas sekaligus menghormati hak asasi setiap manusia.

Tags: Kampus AmanKekerasan Seksual KampusPelecehan SeksualPerlindungan MahasiswaSatgas PPKS
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Titik Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK di Jabodetabek
ISU NEGERI

Titik Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK di Jabodetabek

2 Februari 2026
pembekuan izin penyelenggaraan angkutan orang PT Cahaya Wisata Transportasi
ISU NEGERI

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Bekukan Izin PT Cahaya Wisata Transportasi Selama 12 Bulan

6 Januari 2026
Pemprov DKI Jakarta KajI Kenaikan Tarif Transjakarta, Pertimbangkan Beban Subsidi dan Kemampuan Warga
ISU NEGERI

Pemprov DKI Jakarta KajI Kenaikan Tarif Transjakarta, Pertimbangkan Beban Subsidi dan Kemampuan Warga

30 Oktober 2025
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Mulai 10 Juli, Polda Metro Jaya Tambah Tiga Titik Penyekatan PPKM Darurat

Mulai 10 Juli, Polda Metro Jaya Tambah Tiga Titik Penyekatan PPKM Darurat

5 tahun ago
Penyalahgunaan Kekuasaan Pada Petugas Kepolisian: Kecenderungan Vs Sosialisasi

Penyalahgunaan Kekuasaan Pada Petugas Kepolisian: Kecenderungan Vs Sosialisasi

5 tahun ago
Kapolri Tekankan Itwasum Polri Harus Jadi Wasit Tegas, Tak Ragu Keluarkan Kartu Merah

Kapolri Tekankan Itwasum Polri Harus Jadi Wasit Tegas, Tak Ragu Keluarkan Kartu Merah

5 tahun ago
Bangkitlah Nusantaraku Karya Artifintel Soundworks Gaungkan Semangat 80 Tahun Indonesia Merdeka

Peringatan 80 Tahun Merdeka, “Bangkitlah Nusantaraku” Jadi Lagu Penyemangat Bangsa

11 bulan ago

Topics

APIC Artifintel Soundworks Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran ASN Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan budaya tertib covid-19 Ditjen Hubdat DIVHUMAS Indonesia jokowi Joko Widodo Kakorlantas Polri kemenkes kesehatan keselamatan jalan Keselamatan lalu lintas Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Operasi Ketupat Operasi Ketupat 2026 Operasi Patuh 2026 Para Ahli pelayanan humanis Pemilu 2024 polantas humanis Polantas Menyapa polri PPKM Prabowo prabowo subianto Rekayasa Lalu Lintas Rumah Sakit Silancar vaksin corona
No Result
View All Result

Highlights

Hyrox dan Functional Training, Mengapa Tren Fitness Ini Disebut Mirip Aktivitas Pekerja Bangunan?

Menuju Nol Kematian Dengue 2030, Edukasi Masyarakat Terus Diperkuat

Polda Riau Silaturahmi dengan Ojol Dukung Kesadaran Berlalu Lintas di Pekanbaru

Asosiasi Ojol Nusantara dan Semangat Kolaborasi untuk Indonesia

Baksos Bersama Ojol Jakarta Menjadi Bagian Semangat Hari Bhayangkara ke 80

Transportasi Sehat Perkuat Keselamatan dan Efisiensi Logistik Nasional

Trending

Kampus Didesak Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pendampingan Korban
ISU NEGERI

Kampus Didesak Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pendampingan Korban

by christine natalia
14 Juli 2026
0

Lingkungan perguruan tinggi selama ini dipandang sebagai ruang untuk membangun ilmu pengetahuan, karakter, dan masa depan generasi...

Aturan Paspor Diplomatik RI Jadi Sorotan, Berikut Pihak yang Berhak Menggunakannya

Paspor Diplomatik RI Memiliki Aturan Khusus, Siapa Saja yang Berhak Menggunakannya?

9 Juli 2026
KPK Dalami Dugaan Korupsi di Langkat Usai OTT, Tujuh Orang Masih Jalani Pemeriksaan

OTT Bupati Langkat Masuk Tahap Pemeriksaan, KPK Dalami Peran Tujuh Pihak

6 Juli 2026
Hyrox dan Functional Training, Mengapa Tren Fitness Ini Disebut Mirip Aktivitas Pekerja Bangunan

Hyrox dan Functional Training, Mengapa Tren Fitness Ini Disebut Mirip Aktivitas Pekerja Bangunan?

3 Juli 2026
Deteksi Dini Fase Kritis Dengue Jadi Kunci Menekan Angka Kematian di Indonesia

Menuju Nol Kematian Dengue 2030, Edukasi Masyarakat Terus Diperkuat

18 Juni 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz