MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home ISU NEGERI

Polemik Lonjakan Suara PSI: Koalisi Masyarakat Sipil Minta Penjelasan

christine natalia by christine natalia
4 Maret 2024
in ISU NEGERI, NASIONAL
0
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Lonjakan Suara PSI dalam Pemilu 2024. Sumber: Suaradamai.

Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Lonjakan Suara PSI dalam Pemilu 2024. Sumber: Suaradamai.

0
SHARES
166
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MediaLontar.com – Lonjakan suara yang tiba-tiba dialami oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam proses Sirekap Komisi Pemilihan Umum (KPU) menuai sorotan dari Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Demokratis. Menurut mereka, peningkatan suara yang mencolok tersebut tidaklah masuk akal dan menimbulkan kecurigaan terhadap proses pemilu yang berlangsung.

Julius Ibrani, Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI), yang juga anggota Koalisi Masyarakat Sipil, mengungkapkan kekhawatiran bahwa lonjakan suara PSI bisa menjadi indikasi adanya upaya penggelembungan suara yang bertujuan untuk mendukung ambisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta putra bungsunya, Kaesang Pengarep.

“Dugaan penggelembungan suara ini, jika terbukti, dapat merusak legitimasi Pemilu 2024,” ujar Julius dalam keterangan tertulis yang diterbitkan pada Jumat, 2 Maret 2024. Menurutnya, kecurigaan tersebut semakin menguat karena lonjakan suara PSI terjadi secara drastis dalam waktu singkat, tepatnya dalam periode 1-2 Maret 2024. Data Sirekap KPU menunjukkan peningkatan suara PSI sebesar 0,12 persen dalam rentang waktu tersebut.

Pada pukul 13.00 WIB, 2 Maret 2024, data Sirekap mencatat penambahan suara PSI sebanyak 98.869 suara dalam waktu 24 jam. Suara PSI yang semula berjumlah 2.300.600 pada 1 Maret 2024 pukul 12.00 WIB melonjak menjadi 2.399.469 suara pada 2 Maret pukul 13.00 WIB, atau meningkat sebesar 3,13 persen.

Julius juga mengungkapkan beberapa faktor yang memperkuat dugaan adanya penggelembungan suara untuk PSI. Salah satunya adalah lonjakan suara terjadi ketika persentase data yang masuk di Sirekap KPU telah mencapai lebih dari 60 persen dari total suara. Menurutnya, para anggota Koalisi Masyarakat Sipil memiliki pemahaman mendalam tentang data pemilu dan cenderung sensitif terhadap fluktuasi data yang tidak wajar.

“Dengan adanya dugaan penggelembungan suara dan fakta-fakta kecurangan yang terungkap, legitimasi Pemilu 2024 dapat terancam,” tegas Julius. Dia juga menyebutkan bahwa penghentian penghitungan suara manual di beberapa kecamatan serta penghentian proses Sirekap KPU sejak 18 Februari 2024 turut memperkuat kecurigaan publik terhadap integritas pemilu.

Merespons hal ini, Koalisi Masyarakat Sipil mendesak anggota DPR untuk menggunakan hak konstitusional mereka dalam membongkar dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024, terutama melalui penggunaan hak angket. Pernyataan sikap ini didukung oleh puluhan lembaga yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Demokratis, termasuk Imparsial, PBHI, Setara Institute, KPI, KontraS, dan Migrant Care.

Dalam situasi ini, pemerintah dan lembaga terkait diharapkan untuk memberikan penjelasan yang transparan dan menyeluruh terkait proses pemilu serta menanggapi dugaan kecurangan dengan serius. Upaya untuk menjaga integritas dan legitimasi pemilu menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi di Indonesia.

Baca juga: Antusiasme Tinggi Jamaah Menuju Tanah Suci untuk Ramadhan 1445H

Sumber: Tempo

Tags: Dugaan KecuranganKoalisi Masyarakat SipilkpuPartai Solidaritas IndonesiaPemilu 2024PSI
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Kampus Didesak Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pendampingan Korban
ISU NEGERI

Kampus Didesak Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pendampingan Korban

14 Juli 2026
Aturan Paspor Diplomatik RI Jadi Sorotan, Berikut Pihak yang Berhak Menggunakannya
NASIONAL

Paspor Diplomatik RI Memiliki Aturan Khusus, Siapa Saja yang Berhak Menggunakannya?

9 Juli 2026
KPK Dalami Dugaan Korupsi di Langkat Usai OTT, Tujuh Orang Masih Jalani Pemeriksaan
NASIONAL

OTT Bupati Langkat Masuk Tahap Pemeriksaan, KPK Dalami Peran Tujuh Pihak

6 Juli 2026
Next Post
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024. Sumber Orami.

Puasa Hari Pertama! Kemenag Umumkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024

Pemerintah Perketat Alokasi BBM Subsidi. Sumber Kaskus.

Revisi Perpres 191: Pemerintah Rampingkan Penggunaan BBM Subsidi untuk Kendaraan Tertentu

Pemerintah Resmi Akan Atur Cuti Ayah bagi ASN Pria. Sumber Kompas.

Pemerintah Tetapkan Hak Cuti Ayah untuk ASN Pria

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Korlantas Polri gelar pelatihan kendaraan listrik R4

Korlantas Polri Perkuat Pengawalan dengan Kendaraan Listrik, Ini Tujuan Pelatihannya

7 bulan ago
Aturan Karantina PPLN Diperbarui Menjadi 5 Hari

Aturan Karantina PPLN Diperbarui Menjadi 5 Hari

4 tahun ago
Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Kebocoran Data Dua Juta Nasabah BRI Life

Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Kebocoran Data Dua Juta Nasabah BRI Life

5 tahun ago
Jaga Kamtibmas, Objek Vital Diawasi Ketat Jajaran Sat Samapta Polres Cimahi

Jaga Kamtibmas, Objek Vital Diawasi Ketat Jajaran Sat Samapta Polres Cimahi

5 tahun ago

Topics

APIC Artifintel Soundworks Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran ASN Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan budaya tertib covid-19 Ditjen Hubdat DIVHUMAS Indonesia jokowi Joko Widodo Kakorlantas Polri kemenkes kesehatan keselamatan jalan Keselamatan lalu lintas Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Operasi Ketupat Operasi Ketupat 2026 Operasi Patuh 2026 Para Ahli pelayanan humanis Pemilu 2024 polantas humanis Polantas Menyapa polri PPKM Prabowo prabowo subianto Rekayasa Lalu Lintas Rumah Sakit Silancar vaksin corona
No Result
View All Result

Highlights

Hyrox dan Functional Training, Mengapa Tren Fitness Ini Disebut Mirip Aktivitas Pekerja Bangunan?

Menuju Nol Kematian Dengue 2030, Edukasi Masyarakat Terus Diperkuat

Polda Riau Silaturahmi dengan Ojol Dukung Kesadaran Berlalu Lintas di Pekanbaru

Asosiasi Ojol Nusantara dan Semangat Kolaborasi untuk Indonesia

Baksos Bersama Ojol Jakarta Menjadi Bagian Semangat Hari Bhayangkara ke 80

Transportasi Sehat Perkuat Keselamatan dan Efisiensi Logistik Nasional

Trending

Kampus Didesak Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pendampingan Korban
ISU NEGERI

Kampus Didesak Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pendampingan Korban

by christine natalia
14 Juli 2026
0

Lingkungan perguruan tinggi selama ini dipandang sebagai ruang untuk membangun ilmu pengetahuan, karakter, dan masa depan generasi...

Aturan Paspor Diplomatik RI Jadi Sorotan, Berikut Pihak yang Berhak Menggunakannya

Paspor Diplomatik RI Memiliki Aturan Khusus, Siapa Saja yang Berhak Menggunakannya?

9 Juli 2026
KPK Dalami Dugaan Korupsi di Langkat Usai OTT, Tujuh Orang Masih Jalani Pemeriksaan

OTT Bupati Langkat Masuk Tahap Pemeriksaan, KPK Dalami Peran Tujuh Pihak

6 Juli 2026
Hyrox dan Functional Training, Mengapa Tren Fitness Ini Disebut Mirip Aktivitas Pekerja Bangunan

Hyrox dan Functional Training, Mengapa Tren Fitness Ini Disebut Mirip Aktivitas Pekerja Bangunan?

3 Juli 2026
Deteksi Dini Fase Kritis Dengue Jadi Kunci Menekan Angka Kematian di Indonesia

Menuju Nol Kematian Dengue 2030, Edukasi Masyarakat Terus Diperkuat

18 Juni 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz