MediaBerita
  • Login
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas
No Result
View All Result
MediaBerita
No Result
View All Result
Home ISU NEGERI

283 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

christine natalia by christine natalia
15 Oktober 2026
in ISU NEGERI
0
283 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap

283 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga meningkatkan risiko kesehatan masyarakat akibat paparan kabut asap. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 283.270 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayah terdampak karhutla selama Agustus hingga 13 Oktober 2026.

Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes, Then Suyanti, menyampaikan bahwa kasus tersebut tersebar di tujuh provinsi yang meliputi 63 kabupaten dan kota. Dari total kasus yang tercatat, sebanyak 63.711 kasus terjadi pada anak berusia nol hingga lima tahun. Sementara itu, 219.559 kasus lainnya ditemukan pada kelompok usia di atas lima tahun.

Pada 13 Oktober 2026, Kemenkes juga mencatat 3.897 kasus ISPA dalam laporan harian. Data tersebut menunjukkan bahwa gangguan kesehatan masih menjadi perhatian di tengah penanganan kebakaran dan dampak asap di sejumlah daerah.

Selain jumlah kasus, kondisi kualitas udara turut meningkatkan kekhawatiran terhadap kesehatan warga. Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada 13 Oktober pukul 13.30 WIB, sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan mengalami pencemaran udara pada kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.

Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mencatat angka ISPU tertinggi sebesar 4.055. Kabupaten Katingan berada pada angka 868, disusul Kabupaten Gunung Mas dengan nilai 766. Sementara itu, ISPU Kabupaten Barito Selatan mencapai 652, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di Sumatera Selatan sebesar 523, dan Palembang sebesar 492.

Dalam klasifikasi ISPU, angka di atas 300 termasuk kategori berbahaya. Kondisi tersebut menandakan pentingnya langkah perlindungan untuk mengurangi paparan polusi, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah terdampak langsung.

Menurut Kemenkes, asap karhutla mengandung partikel halus PM2,5, karbon monoksida, nitrogen dioksida, serta senyawa organik beracun. Paparan zat tersebut dapat memicu ISPA, memperburuk asma, dan meningkatkan risiko gangguan pada penderita penyakit paru obstruktif kronis. Selain itu, asap dapat menyebabkan iritasi mata dan kulit serta meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, terutama pada kelompok rentan.

Untuk menekan dampak kesehatan, Kemenkes memperkuat upaya pencegahan, pemantauan penyakit, dan pelayanan medis. Pemerintah menyiapkan layanan kesehatan di puskesmas, bantuan oksigen dan masker, dukungan laboratorium, layanan rujukan, serta pelayanan kesehatan bergerak bagi masyarakat terdampak.

Kemenkes juga mengimbau masyarakat memantau kualitas udara, membatasi aktivitas luar ruangan ketika polusi meningkat, menggunakan masker, dan menjaga kecukupan cairan tubuh. Warga perlu mengurangi masuknya asap ke dalam rumah serta memperhatikan kondisi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit pernapasan.

Melalui penguatan layanan dan pencegahan, pemerintah berupaya menekan risiko kesehatan selama karhutla berlangsung. Namun, kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan, terutama di daerah dengan tingkat pencemaran udara yang telah mencapai kategori berbahaya.

Tags: kabut asapkarhutlakasus ISPAkemenkeskualitas udara
christine natalia

christine natalia

Related Posts

Peran PMO Penting untuk Membantu Pasien TBC Menuntaskan Terapi
ISU NEGERI

Peran PMO Penting untuk Membantu Pasien TBC Menuntaskan Terapi

12 Oktober 2026
Penyerangan Koordinator BEM UI di Tebet Disorot, Polisi Diminta Ungkap Motif di Balik Kejadian
ISU NEGERI

Penyerangan BEM UI di Tebet Disorot, Motif Pelaku Jadi Pertanyaan

7 Oktober 2026
Mulai Oktober 2026, MDR QRIS Transaksi hingga Rp100 Ribu Jadi Nol
ISU NEGERI

QRIS Tanpa MDR hingga Rp100 Ribu Berlaku, Merchant Dapat Ruang Efisiensi

1 Oktober 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Recommended

Video Apel di Monas Viral, Polisi: Itu Bukan Apel Persiapan Lockdown!

Video Apel di Monas Viral, Polisi: Itu Bukan Apel Persiapan Lockdown!

5 tahun ago
Bantu warga terdampak Covid-19, Bhabinkamtibmas Polsek Ligung Polres Majalengka bagikan Bansos

Bantu warga terdampak Covid-19, Bhabinkamtibmas Polsek Ligung Polres Majalengka bagikan Bansos

5 tahun ago
Wagub DKI Klaim 483 Ribu Warga Telah Divaksin Corona Tahap Pertama

Wagub DKI Klaim 483 Ribu Warga Telah Divaksin Corona Tahap Pertama

6 tahun ago
Kapolri Minta Kasatwil Pertahankan Pengendalian COVID-Kebiasaan Berbuat Baik

Kapolri Minta Kasatwil Pertahankan Pengendalian COVID-Kebiasaan Berbuat Baik

5 tahun ago

Topics

APIC Artifintel Soundworks Arus Mudik 2026 Arus Mudik Lebaran ASN Bansos Berita BGN BPJS BPJS Kesehatan budaya tertib covid-19 DIVHUMAS Indonesia jokowi Joko Widodo Kakorlantas Polri Kapolri kemenkes kesehatan keselamatan jalan Keselamatan lalu lintas Korlantas korlantas polri Lalu Lintas Makan Bergizi Gratis MBG Nasional News Operasi Ketupat Operasi Ketupat 2026 Operasi Patuh 2026 Para Ahli pelayanan humanis Pemilu 2024 polantas humanis Polantas Menyapa polri PPKM Prabowo prabowo subianto PT Qudo Buana Nawakara Rekayasa Lalu Lintas Silancar vaksin corona
No Result
View All Result

Highlights

QRIS Tanpa MDR hingga Rp100 Ribu Berlaku, Merchant Dapat Ruang Efisiensi

Peduli Rumah Ibadah, BMP RI DPC Mimika Bantu Pembangunan Gereja di SP3

Indonesia Disebut Trump dalam Komitmen Stabilisasi Gaza di Sidang Umum PBB

Bukti Jadi Dasar, Tim URC Bareskrim Polres Pelabuhan Belawan Dalami Peredaran Sabu di Medan Deli #ReserseBekerja

Kesigapan Tim URC Pelabuhan Belawan Bongkar Sabu di Medan Deli #ReserseBekerja

MBG Disesuaikan di Wilayah Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

Trending

283 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap
ISU NEGERI

283 Ribu Kasus ISPA Akibat Karhutla, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

by christine natalia
15 Oktober 2026
0

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga meningkatkan risiko kesehatan masyarakat akibat...

Peran PMO Penting untuk Membantu Pasien TBC Menuntaskan Terapi

Peran PMO Penting untuk Membantu Pasien TBC Menuntaskan Terapi

12 Oktober 2026
Penyerangan Koordinator BEM UI di Tebet Disorot, Polisi Diminta Ungkap Motif di Balik Kejadian

Penyerangan BEM UI di Tebet Disorot, Motif Pelaku Jadi Pertanyaan

7 Oktober 2026
Mulai Oktober 2026, MDR QRIS Transaksi hingga Rp100 Ribu Jadi Nol

QRIS Tanpa MDR hingga Rp100 Ribu Berlaku, Merchant Dapat Ruang Efisiensi

1 Oktober 2026
Ketua BMP RI DPC Kabupaten Mimika Panius Kogoya menyerahkan 100 sak semen untuk mendukung pembangunan Gereja Baptis Matoa SP3.

Peduli Rumah Ibadah, BMP RI DPC Mimika Bantu Pembangunan Gereja di SP3

28 September 2026
© Copyright Medialontar Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kamtibmas

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz